Tangani Korban Laka Lantas, Dua Tenaga Medis RSDP Positif Covid

Dua tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang dinyatakan positif covid-19. Mereka diduga terpapar usai menangani pasien korban kecelakaan lalu lintas (lalin) pada 28 Mei 2020.

Berdasarkan hasil rapid test, korban tabrak lari itu dinyatakan reaktif Corona dan sedang menunggu hasil pemeriksaan swab.

“Kronologisnya ada pasien yang tidak jujur pada saat dilakukan anamnesa (pemeriksaan) oleh petugas IGD umum, karena pasien datang dengan keadaan kecelakaan lalulintas, masuk IGD,” kata Humas RSDP Serang, drg Anam, Sabtu (13/06/2020).

Kedua nakes itu kini menjalani isolasi dan perawatan medis. Satu orang menjalani harus dirawat diruang khusus penanganan corona di rumah sakit.

Isolasi Mandiri

“Sekarang nakesnya satu diisolasi mandiri dan satu lagi isolasi di rumah sakit. Mungkin memang pasien ini sudah dirapid positif dan menunggu hasil swab,” jelasnya.

Hingga kini, sudah lima tenaga medis di Kota Serang, Banten, yang dinyatakan positif covid-19. Dua orang bekerja di rumah sakit swasta dan satu orang bekerja di rumah sakit milik sebuah institusi militer. Dan dua di RSPD Kabupaten Serang.

Pasien pertama yang tertular berinisial AH (56) berjenis kelamin laki-laki, warga Kelurahan Serang, yang di duga tertular saat mudik ke zona merah ketika Idul Fitri.

“Pasien bersama istri dan tiga orang anak serta satu orang menantunya memiliki riwayat perjalanan ke zona merah tanggal 25 Mei yang lalu,” kata W Hari Pamungkas, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Rabu (10/06/2020.

Pasien merasa tidak enak badan usai mudik. Setibanya di rumah, AH melakukan test Swab secara mandiri di laboratorium Kimia Farma, Kota Serang pada 29 Mei 2020 dan hasilnya positif. Beruntung, anggota keluarga lainnya dinyatakan negatif.

Kedua, pasien berjenis kelamin perempuan berinisial AP (34) diduga tertular setelah mengikuti pelatihan penanganan COVID-19 di Bandung. Dia bertugas di rumah sakit milik institusi militer. “Yang bersangkutan dirawat di RSPAD Gatot Soebroto,” ujarnya.

Pasien ketiga, jenis kelamin laki-laki berinisial AM (53), warga Kelurahan Trondol, Kecamatan Serang. AM diketahui bekerja di rumah sakit swasta di Kota Serang. “Bertugas di bagian pelayanan kemungkinan tertular disana,” ujarnya. (Yandhi Deslatama)

Yandhi Deslatama

Berita Terkait