Sempat Duel, Perampok Sarang Burung Walet Tewas

Komarudin (28), penjaga sarang walet memergoki dua pelaku yang melakukan percobaan perampokan dengan pemberatan (Curet) sarang walet milik H. Entus sekira pukul 02.30 WIB, di Desa Pondokpanjang Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak-Banten, Selasa (12/3/2019).

Saat kejadian, kedua pelaku sedang melakukan pembobolan dinding sarang burung walet dengan menggunakan linggis, dan bor elektrik. Diketahui aksinya, Komarudin yang bertugas sebagai penjaga pun meneriaki pelaku “maling, maling, maling,”. Mendengar suara tersebut, para perampok pun melarikan diri dengan berpencar.

Sebagai penjaga, Komarudin lantas melakukan pengejaran salah satu perampok seorang diri. Hingga duel pertikaian antara keduanya tidak terelakan lantaran sama-sama saling membela diri. Saat berlangsungnya pertikaian, baku hantam antara linggis, dan golok pun terjadi diantara keduanya.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Panggarangan AKP Sadimun membenarkan, telah terjadi Curet sarang burung walet oleh pelaku bernama Wawan Suandi (41) dan satu rekannya belum diketahui identitasnya. Diketahui dari identitas pelaku pria tersebut berasal dari Kampung Kupa RT 002 RW 005 Desa Sinarjaya Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang.

Baca: Drag Bike Polda Banten, Ajang Sosialisasi Program Millenial Road Safety Festival

Sadimun menjelaskan, salah satu tersangka (Wawan Suandi) sempat melakukan perkelahian. Keduanya pun saling bacok dan saling tikam. Karena keduanya sama-sama terluka, pelaku pun sempat melarikan diri kembali, dan penjaga sarang burung melaporkan kepada korban (pemilik sarang burung) dengan luka sobek di jidat akibat benturan linggis.

“Pagi harinya sekitar jam 08.00 WIB, setelah dilakukan penelusuran di TPK. ditemukan sesosok mayat yang diduga pelaku percobaan curat tersebut,” ujarnya.

Kapolsek Panggarangan menuturkan, atas kejadian tersebut sebelumnya pihak kepolisian mendapatkan laporan dari para saksi. Setelah mendapat laporan dari masyarakat anggota kepolisian langsung mendatangi TKP, TPTKP, olah TKP dan membawa ke RSUD malingping untuk dilakukan visum et revertum dan otovsi.

Sadimun membeberkan, dari sekitar jasad pelaku pihaknya mengamankan barangbukti 1 (satu) buah linggis, pakaian, tas keciln dan 1 (satu) buah dompet warna hitam yang berisi KTP, SIM A dan SIM C. Adapun untuk kerugian, Kapolres panggarangan menyebutkan, kerugian materi yakni sekitar Rp 200.000,- (dua ratus ribu rupiah), dan 1 orang meninggal dunia.

Sementara, menurut Condre (44) warga sekitar yang ada di lokasi mengatakan, jasad korban pelaku pencurian tergeletak sekita 300 meter dari belakang bangunan sarang burung walet. Ia mengatakan, jasad pria tersebut menggunakan kaos berwarna hitam dan celana pendek dengan luka bacokan di kepala, tangan, dan badannya. “Itu maling sarang walet, dan dia sempat melakukan perlawanan setelah ketahuan oleh satpam sarang walet milik H.Entus,” ujarnya.

Penemuan mayat yang diduga perampok sarang burung walet itu membuat penasaran warga sekitarnya, sehingga mendatangi dan memenuhi tempat ditemukannya mayat tersebut. (Sofi Mahalali)

Berita Terkait