Zinedine Zidane Tak Selamanya Melatih Real Madrid

Foto: Istimewa

Zinedine Zidane memastikan bahwa dirinya tidak akan selamanya menjadi pelatih Real Madrid. Pada suatu momen, pelatih asal Prancis juga harus siap untuk hengkang dari Santiago Bernabeu.

Zidane mengatakan selalu ada pasang dan surut di segala hal, termasuk sepak bola. Karena itu, dia mengatakan setiap pelatih harus mengetahui seperti apa cara untuk melakukan pemulihan ketika penampilan tim sedang menurun.

“Jika Anda berada di level atas maka Anda harus mencoba untuk berada di sana untuk waktu yang lama. Tapi, saya sadar bahwa suatu hari nanti saya akan pergi dari Madrid dan saya harus menyiapkan untuk hal itu,” kata Zidane dilansir Marca, Kamis (26/10/2017).

Zidane mengatakan dia memahami klub yang diarsitekinya sekarang merupakan tim yang terbiasa untuk meraih juara. “Tentu saja Liga Champions, tetapi La Liga lebih sulit,” kata dia dilansir dari Football Espana.

Baca: Cristiano Ronaldo Dianugrahi Pemain Terbaik FIFA 2017

Pelatih berdarah Aljazair ini menyatakan dia harus memiliki kemampuan memimpin pemain papan atas dunia berdasarkan pada hasratnya tentang sepak bola dan profesinya. “Di luar gelar, dia harus bisa membuat pemain percaya padanya sehingga tim bisa meraih hasil maksimal,” kata dia.  Menurut dia, jika pemain memiliki keyakinan terhadap pelatih maka tim akan bisa menjadi juara.

Zidane atau yang akrab disapa Zizou sudah menjadi bagian dari Madrid pada 2001 silam. Saat itu, Zidane masih menjadi pemain dan didatangkan oleh El Real dari Juventus. Transfer ini membuat Zidane menjadi pemain termahal dunia pada saat itu.Pensiun pada 2006, Zidane kemudian masuk dalam jajaran direksi klub. Sempat menjadi direktur olahraga dan asisten pelatih, Zidane diangkat sebagai pelatih Madrid, Januari 2016.

Jika entrenador asal Prancis ini ingin mencari klub baru maka dia tidak bakal mengalami kesulitan. Zidane memiliki jaminan CV yang bagus untuk menjamin kualitasnya. Zidane telah memenangi tujuh trofi sejak menjadi pelatih sekaligus termasuk dua gelar Liga Champions dan titel La Liga. (IN Rosyadi)

Berita Terkait