Polresta Tangerang Dalami Motif Pembunuhan Suami oleh Istri Muda
Polresta Tangerang masih mendalami motif pembunuhan suami yang dilakukan istri muda berinisial EA (25) terhadap suaminya, Andi alias Joni (53) di Kapling Pinang RT 02/ RW 03, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Tangerang, Kompol Septa Badoyo di Tangerang, Jumat mengatakan bahwa, saat ini tim penyidik tengah melakukan pendalaman atas kasus pembunuhan suami tersebut, baik itu dalam peristiwa maupun motif atas dugaan pembunuhan.
“Masih kita lakukan penyelidikan kasus dugaan pembunuhan ini, biar nanti terang perkaranya,” tuturnya.
Septa menjelaskan untuk terduga pelaku saat ini juga telah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Tangerang. “Iya, mohon waktu kita masih cari tahu seperti apa peristiwa sebenarnya,” ucap dia.
Ia juga menjelaskan, untuk laporan kasus dugaan pembunuhan ini diketahui atas laporan terduga pelaku yang saat itu langsung menyerahkan diri kepada tim penyidik.
Kemudian, merespon hal tersebut, tim Inafis Satreskrim Polresta Tangerang langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban untuk dilakukan autopsi.
Sementarai itu, Sekretaris RT/RW 02/03, Purwanto di Tangerang, Jumat mengatakan bahwa berdasarkan informasi awal kejadian pembunuhan ini terjadi pada Kamis (5/3) sore. “Informasinya yang saya terima dari mertuanya itu kejadian kemarin bada Magrib,” ucapnya.
Purwanto menjelaskan warga sekitar baru mengetahui adanya kasus pembunuhan ini pada Jumat (6/3) sekitar pukul 11.30 WIB setelah tim penyidik dari Polresta Tangerang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Awalnya saya tahu itu setelah ditugaskan oleh Pak RT dengan info ada orang meninggal. Kemudian saya datang sudah ada petugas polisi dan mendampingi proses pemeriksaan TKP,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara di rumah terdapat jasad pria yang terbujuk kaku di tempat tidurnya.
Dimana, dari pengamatannya sejumlah anggota tubuh korban bernama Andi tersebut penuh dengan luka dari senjata tajam.
“Pas lihat jasad berada di kamar. Posisi tengkurap, tanpa baju, memakai celana panjang, tubuh sudah kaku dengan banyak luka sayatan (lebih dari 3) di kaki, tangan, dan pinggang,” jelasnya. (Pewarta : Azmi Syamsul Ma’arif – LKBN Antara)










