Banten Kirim Kontingen Dalam Ajang Porsadin Nasional ke III

Foto: Kemenag Kanwil Banten

Dengan mengusung tema “Bersama Madrasah Diniyah Membangun Karakter Bangsa,” Kafilah Provinsi Banten pada Ajang Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah (PORSADIN) III yang akan di laksanakan di Pasuruan Provinsi Jawa Timur secara resmi dilepas oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten H. A. Bazari Syam, pada Rabu (14/11/2017) siang.

Hadir pada acara tersebut Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) H. Badri Hasun, para Kepala Seksi di lingkungan Bidang Pakis, Ketua Forum Komunikasi Diniah Takmiliyah (FKDT) Provinsi Banten KH. Tatang Royani, para wali santri, para official/pendamping, seluruh peserta dan panitia serta tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya KH. Tatang Royani menjelaskan PORSADIN Tingkat Nasional yang akan di laksanakan tanggal 17 November 2017 di Pasuruan Provinsi Jawa Timur, ini merupakan Ending pelaksanaan PORSADIN yang pelaksanaanya di mulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten Kota sampai ke tingkat Provinsi yang dimulai dari Bulan Agustus 2017. untuk itu pada hari ini akan melaksanakan pelepasan kontingen Provinsi Banten menuju Jawa Timur besok Pagi.

Selanjutnya Peserta dari Provinsi Banten akan mengikuti beberapa jenis cabang lomba, yang diikuti semua mata lomba yang dikategorikan mendapatkan Medali Emas, perak dan perunggu karena ada beberapa mata lomba yang sifatnya eksibition ini yang tidak diikuti, sementara lomba yang diikuti tahfidz Al-Qur’an, Pidato Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia, kaligrafi, murotal wal Imla, Puisi, Atletik, cerdas-cermat dan Futsal dan ini diikuti sebanyak 26 peserta dan mudah-mudahan meraih prestasi yang baik untuk Provinsi Banten. Adapun kafilah sebanyak 52 orang terdiri dari peserta 26 orang, official 16 orang dan tim dari FKDT sebanyak 10 orang, jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Kakanwil Kemenag Banten H. A. Bazari Syam berharap semua berdo’a, karena yang kita utus ini orang-orang terbaik di Banten dan kepada Official dan Pendamping untuk melakukan pembinaan secara terus menerus bagaimana semua ini diperhitungkan kehadirannya di pasuruan dengan baik.

Berikan motifasi dan dorongan juga perhatikan kesehatannya dengan baik dan Kakanwil meminta kepada semua peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik di pekan olahraga dan seni antar santri diniyah ini, persiapkan dengan baik kesehatan, jaga makannya, jangan terlalu banyak melakukan aktipitas yang terlalu banyak atau menguras energi sehingga mengganggu kesehatan.

Selanjutnya Kakanwil mengatakan kepada pendamping lakukan apa yang disebut dengan pendampingan materi-materi dan tidak kalah pentingnya Kakanwil menegaskan, “Kekalahan terbesar kita biasanya bukan tidak main hebat, bukan karena kita memiliki pemain yang hebat, kekalahan itu karena belum tau ternyata lawan kita lebih hebat.” Makanya ada yang disebut dengan pertandingan persahabatan, sehingga dapat mengukur sejauh mana kekuatan/kemampuan lawan. Dan kedepan diharapkan melakukan study banding supaya tau kekuatan-kekuatan yang ada pada Provinsi-provinsi lain, tegasnya. (ADV)