Dirlantas Polda Banten Bagikan 2.000 Masker, Sambut New Normal

Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Banten membagikan 2.000 masker gratis kepada masyarakat pengguna jalan maupun pengunjung wisata Anyer.

Pembagian masker ini dalam rangka pendisiplinan masyarakat terhadap pelaksanaan protokol pencegahan penyebaran pandemi Covid 19 dan mendukung program New Normal.

Pembagian dilakukan di sejumlah jalur mudik serta objek wisata. Di antaranya pos cek point Gerem, pos penyekatan JLS Kota Cilegon serta di sejumlah lokasi wisata Anyer, Minggu (31/5/2020).

Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Banten, Kombes Pol Wibowo mengatakan, pembagian masker kepada masyarakat ini, untuk mengimplementasikan penerapan prosedur tantanan baru yang dicanangkan pemerintah. Juga sosialisasi tentang protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari warga.

Disiplin Masyarakat

“Ini penting dan harus kita lakukan, agar disiplin masyarakat terhadap pelaksanaan protokol pencegahan penyebaran Covid 19. Ini untuk menuju New Normal,” katanya.

Dirlantas menambahkan, dalam upaya mencegah penyebaran Covid 19, pihaknya melakukan  penyekatan arus balik perjalanan melalui pos cek point dan pos-pos penyekatan lainnya.

Penyekatan juga dilakukan terhadap kendaraan wisatawan di sejumlah akses menuju kawasan wisata yang bertujuan untuk mengurangi dan membatasi berkumpulnya orang dalam jumlah besar seperti wisata pantai.

“Penyekatan terhadap arus balik dan wisatawan, kita lakukan untuk membatasi atau mengurangi berkumpulnya orang dalam jumlah besar,” tandasnya.

Selain itu, Wibowo mengungkapkan, pihaknya tetap mempedomani UU internal Polri, Maklumat Kapolri dan SE Gugus Tugas Covid nomor 5 tahun 2020.

Hanya ada 3 pengecualian perjalanan orang yang diperbolehkan dengan ketentuan perlengkapan dokumen perorangan. Wisata bukan salah satunya.

“Kita akan melakukan tindakan putar balik terhadap kendaraan yang akan menuju wisata pantai,” ujarnya.

Wibowo menegaskan pihaknya telah melakukan putar balik kendaraan tujuan lokasi wisata. Berdasarkan data dari Jumat hingga Minggu (31/5) ada 2.971 kendaraan, baik roda maupun roda dua. Kendaraan itu diputar balikan karena mereka tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

“Dari data yang kita miliki ada sekitar 2.971 kendaraan yang terpaksa kita putar arah karena tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan,” terang Dirlantas.

Dirlantas juga mengimbau masyarakat lebih baik tinggal di rumah jika tidak keperluan yang lebih penting. Kalaupun harus beraktifitas di luar rumah, kata Wibowo, masyarakat harus mengikuti imbauan pemerintah yaitu menjaga jarak (social distance) serta menggunakan masker.

“Insya Allah kita semua akan terhindar dan wabah virus corona akan musnah dalam waktu yang cepat seperti yang kita semua harapkan,” tandasnya. (yono)

Next Post

PDP Covid-19 Meninggal Dunia di Kota Cilegon Menjadi 22 Orang

Ming Mei 31 , 2020
Satu pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Cilegon meninggal dunia. Berarti hingga Minggu (31/5/2020), jumlah PDP meninggal menjadi 22 orang. Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kota Cilegon, Aziz Setia Ade membenarkan pasien PDP berinisial S meninggal dunia pada Sabtu (30/5/2020) pukul 20.05 Wib di RSUD Kota Cilegon. “PDP yang meninggal itu […]