Google Tutup Layanan Allo Pada April 2019

Foto: Google

Google kembali mengabarkan akan menghentikan salah satu layanannya, Allo pada awal tahun 2019 setelah mengumumkan penghentian untuk Hangouts dan sejumlah layanan lainnya. Investasi untuk Allo beberapa waktu telah dihentikan.

“Pada bulan April, Google hanya mencatat telah “menghentikan investasi ” di Allo. Tetapi hari ini mengkonfirmasikan kabar layanan akan segera dihentikan. Google Allo akan tersedia hingga Maret 2019. memberikan detail tentang bagaimana pengguna dapat mengekspor riwayat percakapan yang ada dari aplikasi,” demikian ditulis di 9to5google.com yang dikutip MediaBanten.Com, (7/12/2018).

Allo sendiri telah ditinggal pemimpinnya, Amit Fulay, yang mulai bekerja di Facebook pada Januari silam. Versi terakhir update Allo tertanggal tak jauh dari kepergian Fulay tersebut. Karena lamanya update terbaru, 9to5Google menulis beberapa pengguna aplikasi ini mulai mengeluhkan bug dan fungsi Allo. Sejumlah merasakan pesan mereka tidak terkirim, fitur seperti memberi love pada postingan secara acak menghilang pada aplikasi beberapa orang, dan versi stabil terbaru tidak dapat melakukan pemulihan Google Drive untuk beberapa minggu.

Sementara itu, pada dasarnya seluruh tim Allo dipindahkan ke Android Messages. Selama beberapa bulan terakhir, mereka membelokkan fungsi dan fitur Allo ke awal aplikasi baru yang mungkin adalah awal aplikasi perpesanan RCS Google ‘Chat’.

Baca: Meski Pengguna Menolak, WhatsApp Tetap Hadirkan Iklan Mulai Tahun 2019

Anil Sabharwal, Vice Presiden of Chrome, Comms and Photo Google seperti yang dilansir Verge pada awal tahun 2018 masih bersemangat soal Allo dengan keinginan membuat aplikasi dari bawah ke atas melalui Allo. Pengguna Allo ternyata tercatat 50 juta, belum memenuhi target yang ditetapkan Google.

Sebelumnya, Google juga akan menghentikan Hangouts dan Plus Google. Bagi pengguna Hangouts harus mulai membiasan untuk tidak menggunakannya lagi. Nanya saja penghentian layanan ini direncanakan baru tahun 2020 direalisasikan. Hanya obrolan Hangouts dan Meet Hangouts akan tetap menjadi bagian dari Google G Suite.

Platform ini telah mengalami beberapa perubahan besar sejak awal peresmiannya. Tetapi Google telah menempatkan pengembangannya di ambang penutupan dan merancang layanan yang lebih baru yaitu Google Allo dan Duo.

Untuk diketahui, Google meluncurkan kembali Hangouts pada 2013 sebagai penerus Google Talk. Itu adalah aplikasi Android default untuk olahpesan cepat, obrolan grup, dan merupakan layanan obrolan standar ketika berkomunikasi dalam versi desktop Gmail.

Hangouts nantinya dapat mendukung perpesanan SMS sehingga aplikasi yang sama dapat menerima pesan SMS dan Hangouts, tapi penerapannya tidak terlalu padat. Ada banyak tekanan bagi Google dengan pesaing iMessag. (IN Rosyadi)