Mengaku Tidak Ikut Campur Soal Mutasi, Gubernur Minta Segera Kukuhkan Pejabat

Gubernur Banten, Wahidin Halim mengaku tidak pernah ikut campur mengenai mutasi dan promosi yang terjadi di Provinsi Banten. “Hal tersebut saya serahkan kepada Sekda dan BKD, kemudia mereka lapor ke saya. Saya ikut prosedur tersebut,” kata Wahidin Halim, Gubernur Banten dalam apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di KP3B, Kota Serang, Senin (4/3/2019).

Gubernur Banten dalam apel itu juga memerintahkan Wakil Gubernur Banten, Sekda dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengatur hal tersebut. “Sampai dengan bulan Desember 2018 para kepala cabang dinas mengeluh tidak bisa bekerja karena mereka belum dikukuhkan terkait adanya perubahan nomenklatur. Saya perintahkan kepada Sekda dan BKD untuk menyelesaikan pengukuhan tersebut karena itu akan berakibat pada pelayanan kepada masyarakat “ kata Gubernur dalam siaran pers dari Subag Peliputan dan Dokumentasi Biro ARTP Pemprov Banten yang diterima MediaBanten.Com.

Gubernur mengatakan, Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur perubahan struktur dan nomenklatur sudah dibuat sejak bulan Juni 2018. “Karena sebenarnya pergub perubahan nomenklaturnya sudah ada tetapi belum ada pengukuhan. Koordinasi tersebut dilakukan oleh Sekda dan BKD, saya tidak pernah ikut campur dengan hal tersebut karena Sekda dan BKD memberikan laporan kepada saya“ kata Wahidin.

Baca: Bidan Desa Wily: “Bertarung” Menaklukan Kerusakan Parah Akses Jalan di Lebak

Selanjutnya Wahidin mengungkapkan, pemerintah daerah memberikan pelayanan kepada masyarakat. “ Jadi kita harus respon terhadap perkembangan, dinamika, tugas tanggung jawab karena pada dasarnya Pemprov Banten akan terus meminta kepada saudara untuk bekerja dengan baik dan saya juga akan tetap memperjuangkan agar kesejahteraan saudara menjadi lebih baik “ ujar Gubernur Banten kepada para peserta apel gabungan.

Wahidin menyatakan, dengan kenaikan kesejahteraan harus diimbangi dengan semangat kerja. “ Oleh karena itu setiap bulan ada penilaian dan dari laporan penilaian tersebut saya akan bisa mengambil keputusan, mengambil sikap tegas, bagaimana langkah yang harus saya lakukan “ tegas Wahidin. Dan apabila sudah diberikan tunjangan yang cukup menurut Wahidin dan ternyata tidak bekerja dengan baik maka pegawai tersebut akan dikenai sanksi atau hukuman.

Gubernur Banten mengingatkan kepada seluruh ASN Pemprov Banten untuk jangan terjebak dengan berita bohong atau hoax. Di Indonesia menurut Wahidin sudah terjangkiti dengan penyebaran berita hoax. “ Oleh karena itu kita harus tabayun dalam menghadapi isu atau berita bohong. Karena dalam Islam kita harus mencermati, meneliti dan bila perlu menginvestigasi setiap berita atau isu “ ungkap Gubernur Banten.

Dalam kesempatan tersebut Wahidin juga mengingatkan kepada para ASN Pemprov Banten untuk bersikap netral dalam menghadapi pemilu legislatif dan pemilihan presiden 2019. “ Jangan sekali – kali menunjukan keberpihakan karena Pak Sekda mengancam ASN yang terlibat untuk dipecat “ tegas Wahidin.

Gubernur Banten mengungkapkan adanya pembentukan baitul mal . “ Dari gaji silahkan sisihkan nanti manfaatnya untuk kita juga. Nantinya hal itu dimanfaatkan untuk saudara kita yang sakit, ada yang mengalami kesusahan, berobat tidak ada biaya serta yang lain dengan memanfaatkan baitul mal “ tutup Gubernur. (IN Rosyadi)

Berita Terkait