Menyelamatkan 5 WN Taiwan dari Tsunami, Banten Ditawari Pelatihan Bencana

Ini kisah penyelamatan lima warga Taiwan yang baru terungkap setelah kedatangan beberapa diplomat dari Kedutaan Taiwan ke ruangan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, Rabu (23/1/2019).

“Mereka mengapresiasi dan berterima kasih atas upaya penyelamatan warga Negara mereka sat tsunami lalu,” kata Andika usai menerima para diplomat Taiwan tersebut di kantor Wakil Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang.

Saat peristiwa tsunami menghantam Banten dan Lampung 22 Desember tahun lalu, Andika menerima panggilan telepon dari kementerian (tanpa menyebutkan nama kementeriannya), bahwa ada permintaan dari Kedutaan Taiwan di Jakarta untuk menyelamatkan warga Negara tersebut yang terjebak di daerah yang terhantam tsunami di Banten. “Saya waktu itu telepon Balawista (Badan Penyelamat Wisata Tirta) Banten. Alhamdulillah semua warga Negara Taiwan yang terjebak, jumlahnya ada 5 orang, bisa diselamatkan,” kata Andika.

Baca: Andika: IMI Banten Diharapkan Jadi Mitra Strategis Pemprov

Andika menambahkan, sebagai ungkapan ras terimakasihnya pemerintah Taiwan kemudian menawarkan program pelatihan penanggulangan bencana kepada Pemprov Banten di Negara mereka pada Maret mendatang. “Kita diminta mengirim orang-orang kita dari lembaga atau instansi penanggulangan bencana ke Taiwan. Di sana orang-orang kita itu akan dilatih penanggulangan kebencanaan bersama dengan peserta dari sejumlah Negara lain,” imbuhnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Suharsa yang mendampingi Andika menerima para diplomat Taiwan menambahkan, pemerintah Taiwan bahkan secara bersungguh-sungguh menawarkan agar di masa mendatang dilakukan kerja sama di bidang pembangunan daerah kepada Pemprov Banten. “Semacam sister city dan sebagainya. Intinya mereka menawarkan hal apa yang bisa mereka bantu kepada kita sebagai ungkapan terima kasih mereka,” kata Babar.

Babar melanjutkan, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyambut baik tawaran tersebut dan segera memerintahkan dirinya untuk melakukan penjajakan terkait penawaran pemerintah Taiwan tersebut. “Tentu saja banyak sekali sebetulnya yang relevan untuk dilakukan dengan Taiwan. Kami akan pelajari dulu apa yang bisa kita lakukan dengan mereka dalam waktu dekat ini, mungkin di bidang pembangunan perekonomian,” paparnya. (Siaran Pers Tim Media Wagub Banten)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait