Pemkot Cilegon Siapkan Ruang Isolasi di BLK Bagi Pendatang Red Zone

Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menyiapkan ruang isolasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Cilegon. Ruang isolasi itu diperuntukan bagi pendatang dari daerah merah (red zone) covid 19 yang datang ke Cilegon.

Pemkot Cilegon juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp158.200.000, menggunakan Anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) dari APBD Kota Cilegon 2020,.

Demikian dikatakan Walikota Cilegon Edi Ariadi usai melakukan pemantauan persiapan ruang isolasi di ruang BLK (Balai Latihan Kerja), Rabu (13/5/2020).

Menurut Edi, Pemkot Cilegon sudah memiliki dan sudah menyiapkan ruangan isolasi untuk penanganan warga dari luar. Pendatang itu bisa dikatagorikan orang dalam pemantauan atau ODP.

“Anggaranya diperoleh dari BTT. Untuk kebutuhan 1 pasien makan 3 kali sehari. Pasien menjalani isolasi 14 hari. Untuk 1 kali makan Rp 30 ribu x 14 hari, jadi totalnya Rp1,4 juta. Jika dikalikan dengan 113 ruang isolasi x Rp 1,4 juta, totalnya Rp 158.200.000. Tapi itu baru perhitungan kasar yah,” kata Edi Ariadi.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, Adriana, sekaligus Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon mengatakan, untuk memantau pasien yang diisolasi, pihaknya telah menyiapkan tim medis untuk memantau kondisi pasien dan memeriksa kalori makanan untuk pasien yang diisolasi. (yusvin)

Yusvin Karuyan

Berita Terkait