Terkena OTT, Status Rommy Ditentukan KPK Setelah Pemeriksaan

Deretan politisi ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin panjang, menyusul kabar M Rommahurmuziy atau akrab dipanggil Rommy, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terkena operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya, Jumat (15/3/2019). Kabar ini langsung meramaikan media sosial (medsos) yang dikaitkan dengan Pemilu 2019.

Meski belum memberikan keterangan resmi, Agus Rahardjo, Ketua KPK mengakuinya ada OTT di Surabaya yang salah satu pengakapannya adalah Ketua Umum PPP. “Statusnya akan ditentukan sesuai dengan KUHAP setelah selesai pemeriksaan. Tunggu konpers (konferensi pers) lanjutannya di KPK nanti malam atau besok pagi,” ujar Ketua KPK Agus Rahardjo kepada wartawan di Jakarta.

Rommy saat ini berada di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda Jatim) di Surabaya. Sejumlah penyidik KPK sudah datang ke markas itu, membawa berkas-berkas yang berada dalam koper-koper berwarna gelap.

Baca: Polsek Kembali Segel Tiga Kafe di Ciruas

Bagi PPP, penangkapan Rommy ini merupakan peristiwa kedua seorang yang menjabat ketua umum ditangkap KPK. Peristiwa pertama adalah Suryadharma Ali, Ketua Umum PPP yang sudah divonis 6 tahun penjara, denda Rp300 juta dan 3 bulan kurungan pada 11 Januari 2016. Suryadharma juga terbukti menyelewengkan dana operasional menteri Rp 1,8 miliar. Penggunaan DOM ditegaskan majelis hakim tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur penggunaan DOM.

OTT KPK terhadap Rommy dikabarkan berada di Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Jawa Timur. Namun kabar ini dibantah Kepala Kemenag Jawa Timur. Tersiar juga kabar, Rommy ditangkap saat hendak keluar dari sebuah hotel di Surabaya, sekitar pukul 08.00 WIB. KPK juga belum menjelaskan dugaan atau pasal apa yang menjerat Ketua Umum PPP tersebut.

PPP masih menunggu penjelasan resmi dari KPK terkait OTT tersebut. “Bahwa KPK sudah ngomong ya kita tunggu penjelasan resmi pimpinan KPK. Yang jelas, tadi Sekjen Arsul Sani buru-buru balik ke Jakarta,” ujar Ketua DPP PPP Syaifullah Tamliha kepada wartawan, Jumat (15/3/2019) seperti yang dilansir detik.com.

Tamliha mengaku tidak tahu persis terkait OTT Romahurmuziy. Namun dia mendapat kabar bahwa Rommy memang tengah berada di Surabaya. KPK sendiri menangkap Rommy di Surabaya, Jawa Timur. “Saya sedang di dapil, saya nggak ngerti. Tapi tadi saya tanya ajudannya memang benar Pak Rommy sedang berada di Surabaya,” ucap anggota Komisi I DPR itu. (IN Rosyadi)

Berita Terkait