Usai Kisruh, Partai Berkarya di Banten Restrukturisasi Pengurus

Usai diterjang gonjang-ganjing, Partai Berkarya Banten menggelar konsolidasi dan restrukturisasi pengurus dalam sebuah rapat pleno. Hasilnya, Muhibat terpilih sebagai Ketua dan Didi Sunardi sebagai sekretaris DPD.

Keduanya kini mendapat tugas untuk menata ulang kembali atau restrukturisasi organisasi, usai putusan PTUN yang menetapkan Partai Berkarya pimpinan Hutomo Mandala Putra sebagai ketua yang sah dan tidak mengakui Partai Berkarya pimpinan Muhi PR.

“Dengan kondisi partai Berkarya hari ini, ada penumpang gelap yamg memproklamirkan diri Beringin Karya. Bahwa kepengurusan Beringin Karya di cabut oleh PTUN. Menyikapi kondisi begitu, hasil pleno berkembang menjadi rapim, sehingga malam ini aklamasi disaksikan DPP, menghasilkan kepengurusan ketua dan sekwilnya,” kata Sekwil DPD Berkarya Banten, Didi Sunardi di Kota Serang, Minggu (02/05/2021).

Keduanya diamanatkan oleh Hutomo Mandala Putra alias Tomy Soeharto dan sekretaris jenderal (sekjen) nya, Priyo Budi Santoso, untuk membenahi kepengurusan dan menyelesaikan masa bakti kepengurusan yang lama, periode 2017-2022.

Baca:

Bahkan, pada 21 April 2021 lalu, Didi Sunardi bersama perwakilan pengurus Berkarya bersilaturahmi dengan Helldy Agustian dikantor Walikota Cilegon.

Dimana, Helldy pernah menjabat sebagai Ketua DPW Berkarya Banten sebelum terjadi kekisruhan. Namun seiring waktu, Walikota Cilegon itu kini menjadi Ketua DPW Beringin Karya Banten. “Kami sudah bertemu dengan Helldy, rekonsiliasi lah, sesuai instruksi DPP,” terangnya.

Meski ada kader yang berbelit ke Partai Beringin Karya dan Partai Umat, Didi mengaku tak gentar. Masih banyak kader dan loyalis Tomy Soeharto yang ingin membesarkan partai.

“Kita bergerak setalah (putusan) PTUN. Partai Berkarya masih ada orangnya, walaupun 3/4 nya pindah,” ujarnya. (Yandhi Deslatama)


Apakah Artikel Ini Bermanfaat? Silakan Berikan DONASI ANDA. Klik Tombol Di Bawah Ini.
donate button

Yandhi Deslatama

Berita Terkait