Warga Desa Ketos Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi Rumahnya
Petugas Polsek Cikande dan Pamapta Polres Serang bergerak cepat menuju lokasi gantung diri di Kampung Kedaleman, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Senin, 18 Mei 2026.
Korban Muhammad, 35 tahun, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kamar mandi rumahnya dengan leher terjerat tambang plastik yang diikat pada kayu penyangga plafon. Untuk proses penyelidikan, jasad korban dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Banten di Kota Serang.
Kapolsek Cikande AKP Fredo Leonard Sirait membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu menerima informasi dari warga, anggota Polsek Cikande bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi,” kata AKP Fredo Leonard Sirait.
Dikatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh Amanullah, 20 tahun, yang merupakan adik ipar korban. Saat itu saksi hendak pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil.
Namun saat membuka kamar mandi, saksi terkejut melihat korban sudah dalam kondisi tergantung di kayu penyangga plafon dengan leher terikat tambang plastik.
“Menurut keterangan saksi, korban ditemukan sudah tidak bergerak dalam posisi tergantung di dalam kamar mandi,” ujar Kapolsek.
Peristiwa tersebut kemudian diberitahukan kepada keluarga dan warga sekitar. Tidak lama kemudian, petugas Polsek Cikande bersama tim Inafis Satreskrim Polres Serang datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
Dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi kejadian, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat gantung diri.
“Korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Banten untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut dalam proses penyelidikan,” terang Fredo Leonard.
Berdasarkan keterangan keluarga, pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB korban masih terlihat bermain bersama anaknya yang masih kecil di rumah. Sementara itu, istri korban diketahui sedang pergi ke Kota Serang untuk mengurus pembuatan KTP di Kantor Disdukcapil Kabupaten Serang saat peristiwa itu terjadi.
Kapolsek menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait motif korban mengakhiri hidupnya. Sejumlah saksi dari pihak keluarga maupun tetangga masih dimintai keterangan.
“Untuk motif masih dalam penyelidikan, namun dari hasil olah TKP sementara diduga korban nekat gantung diri karena terjerat permasalahan hutang,” tutup Kapolsek. (Yono)











