Lalu Lintas

Penumpang dan Petugas Stasiun KA Serang Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Setiap Pukul 10.00 WIB

Penumpang dan Petugas di stasiun KA atau Kereta Api di Serang, yang berlokasi di Kampung Cimuncang, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang, Provinsi Banten, berdiri tegak dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pada Sabtu (29/8/2026) pukul 10.00 WIB.

Hal itu dilakukan, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo yang mewajibkan seluruh stasiun kereta api memutar lagu kebangsaan “Indonesia Raya” setiap pukul 10.00 pagi.

Komandan Regu (Danru) Satpam Stasiun KA Serang, Dicky Febri mengatakan, bahwa pihaknya rutin setiap pagi mengajak semua calon penumpang di stasiun kereta api dan seluruh pekerja di stasiun untuk mengambil sikap sempurna dengan berdiri tegap saat lagu Indonesia Raya berkumandang.

“Ini adalah momen untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan menanamkan rasa cinta tanah air di dalam setiap aktivitas kita,” ujar Dicky.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan menyanyikan lagu Indonesia Raya, juga merupakan bentuk komitmen KAI untuk menjadi solusi ekosistem transportasi terbaik bagi Indonesia.

“Kami berharap para penumpang kereta api tidak terganggu dengan adanya aktivitas ini, dan dapat mendukung program semangat nasionalisme ini,” terangnya.

Setelah lagu kebangsaan selesai diperdengarkan, para penumpang kembali dipersilahkan duduk dan semua pekerja dapat kembali melanjutkan aktivitas mereka.

Sementara itu, salah seorang calon penumpang kereta api tujuan Rangkasbitung, bernama Hasan (57), mengaku sempat heran saat mendengar lagu Indonesia Raya diputar di tempat fasilitas umum, seperti stasiun kereta api Serang.

“Saya kaget di suruh berdiri sama satpam dan saya sempat tanya ke petugasnya, ini dalam rangka apa. Enggak aku aja, penumpang lain juga pada nanya,” ujarnya, dan dijawab petugas bahwa pemutaran lagu Indonesia Raya merupakan arahan langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo yang mewajibkan seluruh stasiun kereta api memutar lagu kebangsaan “Indonesia Raya” setiap pukul 10.00 pagi.

Hasan mengaku, baru kali pertama mendengar lagu kebangsaan ini diputar di stasiun kereta. Ia mengaku merinding ketika mendengar lagu Indonesia Raya di nyanyikan. “Saya kaget, bingung dan terharu. Saya juga sempat merinding,” ujarnya. (Penulis : Daeng Yusvin)

Yusvin Karuyan

Back to top button