Berkarya Ajak Parpol Lain Koalisi Untuk Pilkada di Banten

Partai Berkarya membuka pintu ke seluruh partai politik (parpol) untuk bergabung bersama-sama dalam Pilkada empat daerah di Banten.

Keempat Pilkada itu di Kota Tangsel, Kota Cilegon, Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang. Asalkan, memiliki visi dan misi yang sama dengan partai besutan Tommy Soeharto itu.

“Kalau menurut saya kita terbuka secara umum, pilpres kan sudah selesai. Tinggal bagaimana Pilkada di Kota Cilegon, pada prinsipnya bagaimana Partai Berkarya di Kota Cilegon yang kursinya masih kurang (bisa bersama-sama), empat kursi lagi kan minimal,” kata Ketua DPW Berkarya, Heldy Agustian, ditemui di Hotel Horison Ultima Ratu Kota Serang, Banten, Sabtu (29/02/2020).

Khusus di Kota Cilegon, Banten, Berkarya berharap bisa bekerjasama dengan Demokrat dan PKS. Karena itulah, Helldy yang juga akan maju dalam Pilkada Cilegon, mengikuti berbagai penjaringan partai politik (parpol). Termasuk memaparkan visi misi dirinya di Partai berlambang mercy tersebut.

Helldy pun memiliki slogan ‘Wes Wayahe Cilegon Lebih Baik’ atau dalam artian Sudah Saatnya Cilegon Lebih Baik lagi itu memiliki program salah satunya memajukan pendidikan di Kota Baja.

“Kalau bisa bergabung dengan Demokrat satu lagi, denga PKS begitu kan, ya insha Allah. Penjajakan ya kita lihat yang satu visi dan misi untuk melakukan wes wayahe Cilegon jadi lebih baik,” terangnya.

Dia menawarkan sistem gotong royong dan memajukan UMKM untuk empat kabupaten dan kota di Banten yang akan melakukan Pilkada serentak 2020. Sehingga bisa memajukan perekonomian masyarakat, terutama dilapisan bawah.

Dia pun sudah berkomunikasi dengan banyak calon kepala daerah dan parpol untuk bekerjasama di Pilkada 2020 nanti. Namun proses pencalonan melalui jalur Parpol masih membutuhkan banyak waktu dan tenaga hingga Juni nanti.

“Bagaimana menghidupkan kembali gotong-royong, sehingga lebih banyak meningkatkan UMKM diberbagai daerah di Banten, sehingga peningkatan UMKM ini masyarakat, kalau kita kembangkan bisa maju,” jelasnya. (Yandhi Deslatama)

Yandhi Deslatama

Berita Terkait