BIN Banten Gelar Sosialisasi New Normal di Terminal Terpadu Merak

BIN Banten Terminal Merak
BIN Banten di Terminal Merak

Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Banten menyosialisasikan prokol kesehatan covid 19 dan penyemprotan disinfektan di Terminal Terpadu Merak, Kota Cilegon, Jumat (26/6/2020). Sosialisasi ini untuk menyongsong pelaksanaan new normal. Juga dibagikan masker, vitamin, flyer dan hand sanitizer.

Sosialisasi ini diikut 50 orang dari petugas terminal, pedagang, pengurus agen perjalanan bus, supir bus dan masyarakat. Sedangkan dari Tim Velox BIN hadir ketuanya, Setiawan, Mayor Laut (T( Wahyu Budi Nugroho, dr Daniel. Hadir juga perwakilan Muspida Cilegon, Muspika Merak Masyarkat Pengawas Lalu Lintas, Alam Surya (Kepala Terminal Terpadu Merai) dan undangan lainnya.

dr Daniel (Dokter BIN) mengatakan, pandemi Covid 19 dan wabah lainnya dianggap ancaman kehidupan dan eksistensi bangsa Indonesia. Karena itu, BIN melalui Tim Velox Pejaten beraksi untuk deteksi dan cegah dini serta upaya dekontaminasi covid 19.

BIN mendukung dan melaksanakan kebijakan pemerintah menjalankan tatanan protokol baru dikenal new normal seperti kegiatan sosialisasi, edukasi, penyemprotan disinfektan, hand sanitizer dan pembagian masker kepada masyarakat pengguna jasa transportasi maupun pegawai di berbagai tempat,” katanya.

Baca:

BIN Tidak Terlihat

“Selama ini kami dari BIN telah banyak melakukan berbagai aksi nyata terlihat maupun tidak terlihat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia,” kata dr Daniel.

“Kita semua tentunya berharap pandemi Covid-19 ini dapat segera reda dan berakhir. Kita juga harus siap untuk menjalani tatanan kehidupan baru atau new normal dimana kita semua bisa kembali beraktivitas, kembali produktif, namun tetap aman dari Covid-19. Dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong kita pasti dapat lalui wabah ini,” katanya.

Selain kegiatan di Terminal Terpadu Merak, BIN juga menyosialisasikan new normal di tempat ibadah seperti masjid, gereja, pura, dan vihara, fasilitas umum seperti pasar, stasiun, halte, dan terminal. Fasilitas-fasilitas sosial lain seperti pondok pesantren, panti asuhan, yayasan sosial, rest area, serta berbagai fasilitas umum dan sosial di daerah Banten. (yusvin)

Yusvin Karuyan

Berita Terkait