Pemerintahan

Bupati Pandeglang Larang ASN Gunakan Kendaran Dinas Untuk Mudik

Bupati Pandeglang, Irna Narulita akan memberikan sanksi kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya yang menggunakan kendaraan dinas (Randis) saat mudik Lebaran 2022.

Irna berharap seluruh pejabat daerah tidak menggunakan randis saat cuti bersama Idul Fitri terkecuali dalam daerah.

“Yang perjalanan ke luar Pandeglang menggunakan kendaraan dinas akan kami sanksi. Silakan pergunakan kendaraan pribadi atau sewa kendaraan umum,” kata Irna Naurilita, Bupati Pandeglang saat apel di Sekertariat Daerah Pandeglang, kemarin.

Irna mengatakan randis merupakan aset daerah yang tentu harus digunakan untuk memberikan pelayanan.

Jika digunakan untuk libur hari raya atau kepentingan pribadi, kata Irna, maka akan berdampak pada kesiapsiagaan pelayanan, apalagi dipergunakannya untuk jarak jauh.

“Seperti Dishub, Dinkes, Satpol PP. Mereka tetap tetap bekerja walaupun cuti hari raya. Jadi, randis harus tetap standby untuk mobilitas pelayanan,” ujarnya.

Irna juga meminta kepada seluruh pegawai agar tidak ada libur tambahan selain cuti hari raya yang telah ditetapkan.

“Cuti hari raya mulai tanggal 29 April-6 Mei, jika ada yang tidak masuk pascalibur hari raya tentu akan ada sanksi juga yang diterima oleh para pegawai,” tegas Bupati Pandeglang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Pandeglang, Moh Amri mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti instruksi tersebut. Kedisiplinan pegawai bukan saja pada hari raya melainkan setiap ada pelanggaran harus ditegakan.

“Yang mudik pakai kendaraan dinas tetap kami akan beri sanksi sesuai surat edaran bupati Pandeglang,” kata Amri.

Terkait bentuk sanksi, baik penggunaan kendaraan dinas ataupun bolos kerja paska cuti hari raya, yaitu yang bersifat ringan, mulai teguran lisan sampai dengan tertulis.

“Walaupun ringan, tetap pelanggran dan akan menjadi catatan kedisiplinan,” tutup Amri. (Reporter: M Hafidz / Editor: Iman NR)

SELENGKAPNYA
Back to top button