Dirlantas Polda Banten Silaturahmi ke Ponpes Kadu Lawang di Pandeglang

Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Banten, Kombes Pol Wibowo berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Kadu Lawang dan Al Quran Assanusiah di Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, Kamis (14/2/2019). Kunjungan inni dalam rangka menjalin sinergisitas dan meningkatkan tali silaturahmi dengan tokoh agama.

Kunjungan Kombes Pol Wibowo yang didampingi sejumlah perwira Ditlantas disambut dua pimpinan ponpes, yaitu H. Aceng Pimpinan Ponpes Kadu Lawang dan KH. Abilala Pimpinan Ponpes Al-qur’an Assanusiah.

Kombes Pol Wibowo mengatakan tujuan dari kegiatan anjangsana ini untuk lebih mempererat hubungan silahturrahmi antara Polri khususnya personil Polda Banten dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dengan terpelihara silaturahmi tentunya akan tercipta hubungan emosional untuk bersama memelihara Kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Selain silaturahmi, kunjungan ini sekaligus nenyampaikan pesan-pesan kamtibmas, khususnya menjelang pelaksanaan Pemilu agar dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ungkap perwira menengah tiga melati ini.

Baca: Kejati Banten Canangkan Zona Bebas Korupsi dan WBBM

Kepada dua pimpinan pondok pesantren ini, mantan Kapolres Serang juga mengajak untuk bersama-sama ikut memberikan pemahaman kepada umat agar tidak terpancing dengan isu atau hoax, ujaran kebencian khususnya yang berkaitan dengan sara di media sosial yang dapat mengganggu kamtibmas.

“Peran pimpinan pondok pesantren sangatlah penting untuk ikut bersama-sama mensosialisasikan kepada para santi khususnya dan masyarakat pada umumnya agar tidak mudah terpancing terhadap berita-berita hoax yang dapat mengganggu kamtibmas,” kata Wibowo.

Dalam kesempatan itu, Dirlantas juga mengajak kepada pimpinan ponpes dan para santri untuk ikut mensukseskan program Millenial Road Safety Festival (MRSF). Dirlantas berharap, semua komponen masyarakat termasuk para santri ini dapat mendukung program MRSF ini dan tentunya kedepan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Pokok dari program MRSF adalah menekan angka kecelakaan serta tertib berlalulintas. Oleh karena para santri memiliki peran strategis untuk mensosialisasikan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berkendara,” kata Dirlantas.

Sementara itu, baik KH. Aceng maupun KH. Abilala menyampaikan ucapan terima kasih dan mengatakan bahwa dirinya bersama para santri dan masyarakat akan mendukung suksesnya pemilu 2019 dan memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya terus membantu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, dan tidak percaya dengan pemberitaan hoax.

“Kami akan mendoakan supaya situasi kondusif selama pemilu 2019 dan akan menyampaikan pemahaman mengenai permasalahan hoax serta mendukung program millenial dalam upaya menekan angka kecelakaan,” ungkap keduanya. (yono)

IN Rosyadi

Jurnalis at MediaBanten.Com
Menjadi wartawan sejak tahun 1984 pada Harian Umum (HU) Kompas, kemudian mengundurkan diri pada Agustus 1999 dan menjadi wartawan harian sore Sinar Harapan pada tahun 2001 hingga tahun 2015, saat koran sore ini bangkrut. Pengalaman ini memadai untuk menjadi seorang editor yang mumpuni.

Berita Terkait