InternasionalPeristiwa

Gelombang Panas Ekstrem Hantam Korsel, 22 Orang Tewas

Korea Selatan (Korsel) dilanda gelombang panas ekstrem level tertinggi pada Rabu (2/8), untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir. Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korsel mengeluarkan peringatan usai mencatat sedikitnya 22 orang tewas akibat gelombang panas per Selasa (1/8/2023).

Jumlah ini tiga kali lipat dari tahun sebelumnya dalam periode yang sama dan mencatat tujuh kasus kematian akibat cuaca panas ekstrem.

Sejumlah wilayah Korsel pun merilis peringatan tertinggi tersebut dan diprediksi mencapai 35 derajat celcius atau lebih selama tiga hari.

Peringatan tersebut juga bisa dikeluarkan jika suhu mencapai 38 derajat celcius di 10 persen negara selama tiga hari atau lebih.

Cho Ye-Jin, mahasiswa 21 tahun mengatakan cuaca tersebut membuat dirinya berkeringat hanya dengan berjalan – jalan.

“Cuaca ini membuat saya benar – benar berkeringat hanya dengan berjalan – jalan,” ujarnya di distrik Myeongdong, dilansir dari Reuters, Kamis (3/8/2023).

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korsel pada Selasa kemarin juga mencatat suhu di Kota Yeoju mencapai 38,4 derajat celcius.

Sedangkan di daerah selatan Buan,  lokasi Jambore Pramuka Dunia ke-25 berlangsung dilapokan sekitar 400 peserta mengalami gejala terkait panas pada hari yang sama.

“Sebagian besar dari mereka mengalami gejala ringan, seperti sakit kepala ringan, dan tidak ada yang dirawat serius ke rumah sakit,” tulis keterangan komite penyelenggara.

Pemerintah Korsel memprediksi suhu tinggi tersebut akan bertahan selama beberapa hari mendatang, dengan rata – rata sekitar 35 derajat celcius.

Presiden Yoon Suk Yeol sejauh ini sudah mendesak para penjabat untuk meningkatkan langkah – langkah konkret menghadapi cuaca panas.

Hal itu terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan, warga lanjut usia, serta mereka yang tinggal di rumah darurat tanpa dilengkapi sistem pendingin udara yang memadai.

eningkatan suhu ekstrem ini merupakan gejala dari perubahan iklim global, yang dirasakan oleh sebagian besar dunia dan diperkirakan berlangsung hingga Agustus.

Selain Korsel, Korea Utara juga tengah berjuang melawan gelombang panas gila dengan suhu harian tertinggi diperkirakan mencapai 35-37 derajat Celsius pada Kamis (3/8).

Editor : Abdul Hadi

Abdul Hadi

Back to top button