Jalan Raya Depan Kantor Basarnas Banten Licin Akibat Truk Tanah Galian

Miris, Jalan Raya Serang-Cilegon yang berstatus jalan nasional di depan kantor Basarnas Banten, Desa Wanayasa, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang menjadi licin dam bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Penyebabnya adalah ceceran tanah merah dari truk yang melintas di ruas jalan tersebut.

Setidaknya, sejak Selasa sore, 30 Maret 2021, sekitar pukul 15.00 wib hingga 21.00 wib, lebih dari 20 kecelakaan lalu lintas terjadi. Pengendara roda dua itu terpeleset dan jatuh, karena ceceran tanah dari truk pengangkut tanah galian yang jatuh ke jalan.

“Laka lantas lebih dari 20 motor, yang jatuh sekitar 50’an orang dari jam 15.00 wib sore, dikarenakan jalan licin. Karena banyak tanah liat mobil besar bawa tanah pada jatuh-jatuh. Di guyur hujan gerimis, jadi jalan hujan licin,” kata petugas piket Basarnas Banten, Margono, yang ikut membantu korban kecelakaan, Rabu (31/03/2021).

Menurut Margono, kondisi jalan raya di depan kantornya menikung, menanjak dan menurun. Kemudian jalanan tidak rata, berpasir dan banyak tanah galian berceceran, menambah bahaya pengendara roda dua yang melintas.

Baca:

Margono mengingat, setidaknya ada lima pengendara motor yang dibawa ke Puskesmas terdekat, untuk mendapatkan bantuan medis. Puluhan lainnya mengalami luka ringan, seperti lecet di kaki dan tangan.

“Jatuh sendiri dikarenakan jalan licin dan untuk orang yang dilarikan ke Puskesmas ada lima (penumpang) motor dan kalau yang lain cuma terpeleset, luka ringan,” terangnya.

Personil Basarnas Banten itu tak sempat mendata identitas korban kecelakaan lalu lintas, akibat jalanan licin. Namun sepintas dia menanyakan asal pengendara, rata-rata warga Kabupaten dan Kota Serang. Ada juga warga Kota Cilegon yang menuju Kota Serang, melintasi Jalan Raya Serang-Cilegon, kemudian terjatuh di jalanan yang licin tersebut.

Korban luka ringan dibawa ke kantor Basarnas Banten dibantu warga sekitar, untuk di obati. Dia menghimbau masyarakat yang melintasi jalanan tersebut untuk lebih berhati-hati agar tidak terjatuh.

“Untuk orang mananya, karena yang jatuh banyak, ada orang Waringin, rata-rata orang Serang, ada juga orang Cilegon mau ke Serang. Jatuh nya rata-rata dari Cilegon ke arah Serang,” jelasnya. (Yandhi Deslatama)

Yandhi Deslatama

Berita Terkait