Pemerintahan

Pemkot Serang Lakukan Pendataan Kependudukan

Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melakukan pendataan kependudukan untuk menindaklanjuti rekomendasi dari DPR RI dalam rapat yang digelar 16 Agustus 2022. Termasuk pendataan registrasi sosial ekonomi.

Walikota Serang, Syafrudin mengatakan, pendataan kependudukan pada tahun ini berbeda dengan pendataan pada tahun sebelumnya, yang mendata hanya beberapa bagian besar saja.

Namun pendataan pada tahun ini, kata Syafrudin, merupakan pendataan yang cukup rinci sampai kepada Registrasi Sosial Ekonomi.

“Pendataan ini bukan hanya jumlah penduduk saja namun juga termasuk registrasi sosial ekonomi termasuk kemasyarakatan, kesehatan, aset kemudian kondisi demografi yang ada di wilayah masing-masing di Kota Serang,” ungkap Syafrudin, Rabu (21/9/2022).

Menurutnya, hal tersebut merupakan suatu program yang sangat membantu Pemerintah Kota Serang, untuk menghadapi pendataan yang lebih akurat untuk tahun 2024.

“Kami Pemerintah Kota Serang mengucapkan terimakasih kepada Badan Pusat Statistika (BPS) Kota Serang yang pada hari ini mengadakan rapat persiapan dalam rangka pendataan registrasi sosial ekonomi masyarakat, tentu ini akan membantu Pemerintah Pusat maupun Daerah dalam menyalurkan bantuan dan hal sebagainya,” terangnya.

Kegiatan Pendataan Masyarakat tersebut akan berlangsung selama satu bulan penuh yang akan dimulai sejak tanggal 15 Oktober sampai dengan 14 November dan dilaksanakan secara door to door atau dari rumah ke rumah.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Serang Faizin menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan dalam rangka satu data indonesia, untuk menyesuaikan pendataan masyarakat Kota Serang.

“Jadi nanti berbagai macam program dari kementerian dari OPD dan Daerah itu ngambil datanya dari sini, dan ini akan bisa dipakai pada semester 2 tahun 2023,” tutur Faizin.

Faizin menambahkan, pihaknya optimis dalam kurun waktu satu bulan pendataan selesai dilaksanakan, jika setiap pihak dan unsur Masyarakat dapat bekerjasama dalam program satu data tersebut.

“Semua petugas kita kerahkan sebanyak 1.013 orang di Kota Serang, petugas itu akan kami bimtek selama dua hari sehingga untuk persamaan persepsi dilapangan sudah sesuai,” ujarnya. (Aden Hasanudin / Editor: Iman NR)

SELENGKAPNYA
Back to top button