Tumbangnya Dinasti Politik Keluarga Aat dalam Pilkada Cilegon

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cilegon merampungkan rekaptulasi hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dengan hasil tumbangnya dinasti politik Keluarga Aat Safaat.

Hasil pleno penetapan raihan suara tertinggi yang dilakukan oleh KPU Kota Cilegon diraih pasangan nomor 4 Helldy Agustian-Sanuji Pantameta..

Dalam pleno rekapitulasi suara, patahana Ratu Ati (anak almarhum Aat Syafaat) -Sokhidin dengan nomor urut 02, mengantongi 64.815 suara. Sedangkan kompetitornya yang berhasil menumbangkan petahan, Helldy-Sanuji dengan nomor urut 04, mendapatkan 75.449 suara.

“Selesai sudah pleno terbuka untuk (pilkada) Kota Cilegon. (Peraih suara tertinggi) di nomor 04 (Helldy Agustian-Sanuji Pentamerta),” kata Ketua KPU Cilegon, Irfan Alfi, di kantornya, Rabu (16/12/2020).

Berdasarkan rekapitulasi pleno KPU Kota Cilegon, partisipasi pemilih mencapai 77,1 persen di atas target nasional, yakni 75 persen. Total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 297.045 orang.

Baca:

Kemudian partisipasi pemilihnya berjumlah 229.055 orang, jumlah suara saja sebanyaj 219.242, dan jumlah suara tidak saja sebanyak 9.813 suara.

Mereka akan menunggu lima hari kedepan, untuk menetapkan paslon pemenang pilkada Kota Cilegon. Jika ada aduan ke MK, maka penetapan pemenang dilakukan menunggu putusan dari MK.

“Kedepan masih ada tahapan, penetapan paslon dan tahapan selanjutnya. Masih ada tenggat waktu dan akan kami ikuti. Hari ini kita menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara, walikota dan wakil walikota,” jelasnya.

Pleno rekapitulasi suara paslon lainnya nomor urut 01, Ali Mujahidin-Firman Mutakin mendapatkan 47.482 suara. Selanjutnya paslon 03, Iye Uman Rohiman-Awab mendapatkan 31.496 suara.

Perlu diketahui, Ratu Ati merupakan putri dari Tb Aat Syafaat, Walikota Cilegon dua periode. Sekaligus kakak dari Tb Iman Ariyadi, yang juga menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Baja selama dua periode, sebelum menjadi tahanan di KPK tahun 2017. Mereka dikenal sebagai dinasti politik keluarga Aat Syafaat.

Ratu Ati Marliati saat ini masih menjabat sebagai Wakil Walikota Cilegon. Karirnya lebih banyak dihabiskan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), jabatan terahirnya sebagai Kepala Bappeda Kota Cilegon sebelum pensiun dini, kemudian menjabat Wakil Walikota Cilegon yang diusung oleh partai Golkar.

Dua Walikota Cilegon sebelumnya juga masih keluarga dari Ratu Ati Marliati dan ikut terjerat di KPK, yakni Tb Aat Syafaat yang menjabat di tahun 2000-2010.

Tongkat estafet kepemimpinan dilanjutkan anaknya, Tb Iman Ariyadi, sejak tahun 2010-2015. Kemudian periode keduanya sejak tahun 2015-2020. Namun di tahun 2017, Iman terjerat kasus korupsi di KPK. (Yandhi Deslatama)

Yandhi Deslatama

Berita Terkait