Wagub: Pemerintah Pusat Diminta Konsisten Soal Proyek Nasional di Banten

Pemerintah Pusat diminta konsisten untuk merealisasikan suatu proyek yang masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berlokasi di Provinsi Banten.

“Kami menginginkan, apabila sudah masuk list PSN, pemerintah pusat juga harus konsisten mempush dan membantu agar proyek yang sudah ditunjuk di Banten agar segera berjalan,” kata Andika Hazrumy, Wakil Gubernur Banten seusai Solat Jumat di Masjid Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Kota Serang, Jumat (12/7/2019).

Andika mencontohkan proyek Bandara Banten Selatan. Proyek pembanguan bandara itu sudah masuk daftar PSN oleh pemerintah pusat dicoret. Masyarakat Banten memang berharap agar bandara itu terwujud, karena bisa menjadi kebanggaan dan harapan untuk menggerakan ekonomi setempat. Meski diakui, keberadaan bandara itu lebih untuk menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung yang juga ditetapkan oleh pemerintah.

Andika menekankan, Pemprov Banten akan kembali mengusulkan Bandara Banten Selatan untuk dimasukan pada list PSN. Sebab, Tanjung Lesung sudah ditetapkan menjadi KEK dan membutuhkan beragam aksesibilitas, termasuk transportasi. Salah satunya adalah bandara.

Baca:

Anggaran Digeser

“Jangan sampai seperti tahun kemarin. Anggaran sudah ada, tahu-tahu dicoret atau digeser dan digunakan untuk pengembangan Geopark Ciletung. Jadi kami harus benar-benar mengawal soal ini,” katanya.

Pemprov Banten memang harus memfasilitasi proyek yang sudah tercantum dalam PSN. Hingga saat ini ada 13 proyek. Fasilitasi dari pemerintah provinsi, kabupaten dan kota antara lain dalam bentuk dukungan administrasi mulai dari perizinan hingga membantu dalam soal pengawasan dan review proyek tersebut agar tetap berjalan sesuai dengam tujuan dan pelaksanaan yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, Gubernur Banten, Wahidin Halim mengatakan, progres atau kemajuan pembangunan fisik proyek strategis nasional (PSN) di Banten mencapai 60 persen. Sedangkan pembebasan tahanya mencapai 90 persen (Baca: Gubernur: Progres PSN Fisik 60%, Pembebasan Tanah 90%).

“Semua (PSN-red) masuk prioritas kita, dan tadi kita tanya rata-rata secara umum progres secara fisik sudah 60 persen dan lahan 90 persen. Akan terus kami dorong agar realisasinya semakin meningkat dan dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Gubernur saat Rapat Koordinasi Progres PSN di Istana Nelayan, Kota Tangerang, Kamis (11/7/2019). Rapat itu terdiri dari bupati, walikota dan unsur teknis pembangunan seluruh PSN yang ada di Provinsi Banten.

Gubernur mengungkapkan, dari 227 PSN dengan 26 sektor yang tersebar di 34 provinsi se-Indonesia, 13 PSN dalam 7 sektor diantaranya dilakukan di Banten. Seperti pembangunan 5 jalan tol, pembangunan jalur kereta api, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Asal Sampah, pembangunan dua Bendungan, pembangunan KEK Tanjung Lesung dan Wilmar, pembangunan tanggul laut dan percepatan infrastruktur pendukung kawasan pariwisata. Keseluruhan PSN di Banten ditargetkan selesai pada tahun 2022 mendatang.

“Ada PSN di Banten diantaranya pembangunan beberapa jalan tol, jalur kereta api, waduk Sindangheula dan Karian, tadi semua kita evaluasi bersama dengan bupati walikota yang berwenang pada jalur-jalur lokasi tempat PSN dilakukan, dan kita bahas solusinya bagaimana agar progresnya semakin baik,”terang Gubernur. (IN Rosyadi)

Berita Terkait