EdukasiHeadline

2 Ruangan SDN Karangharja 2 Tangerang Rusak Parah, Tetap KBM

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karangharja 2, Kampung Talaga, Desa Karangharja, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang mengalami kerusakan di dua ruangan. Meski rusak dan membahayakan murid, kedua kelas itu tetap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Ahmad Lomri, guru SDN Karangharja 2 mengatakan, kondisi sekolah di dua ruangan yaitu kelas 4a dan 4b sangat memprihatinkan. Kondisi ini dinilai sangat membahayarkan keselamatan murid.

Atap itu rusak akibat angin besar yang menerjang sejak beberapa bulan yang lalu. Selain itu, plafon kelas tersebut pun jebol akibat hujan yang masuk dari atap sekolah yang rusak.

“Kalau persisnnya di bulan apa saya lupa, tetapi pas kejadian itu genteng sekolah pada terbang dan copot, ditambah sama hujan yang masuk ke dalam plafon hingga jebol,” ujar Ahmad, Rabu (1/12/2021).

Ahmad mengaku, pengelola sekolah tetap menggunakan kedua ruangan yang rusak itu disebabkan tidak memiliki ruangan lain. Selain itu, saat ini sedang berlangsung ujian.

“Jika hujan deras, kami juga harus memberhentikan kegiatan pembelajaran dan mengeluarkan anak-anak dari kelas untuk menjaga keselamatan dan keamanan mereka dari hal yang tidak diinginkan seperti adanya material yang jatuh dari atas sekolah,” ungkapnya.

SDN Karangharja 2 memiliki jumlah 400 murid. Dari jumlah itu, 62 murid merupakan kelas 4a dan 4b.

Ahmad menyebutkan pihaknya telah melaporkan kejadian itu ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang untuk meminta perbaikan. Namun hingga kini belum kunjung respon.

Selain Dinas Pendidikan, mereka pun melanjutkan laporan itu ke pemerintah kecamatan setempat. Bahkan, Ahmad menuturkan ada salah satu anggota dewan yang menanyakan kondisi sekolah tersebut.

Ia menyampaikan kondisi sekolah yang cukup mengkhawatirkan itu, pihaknya mendapatkan keluhan dari orang tua atau wali siswa atas keselamatan anaknya itu.

“Saya berharap, pemerintah dan dinas terkait untuk segera membantu kami dalam proses perbaikan sekolah ini,” harapnya.

“Karena dari para orang tua murid sudah banyak yang menanyakan dan mengeluhkan terkait keselamatan anak-anaknya. Tetapi kami tidak bisa jawab juga memang kondisinya begini (rusak),” imbuhnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Fahrudin membenarkan bahwa sekolah tersebut mengalami kerusakan.

Menurutnya, memang beberapa saat yang lalu tertiup angin sehingga ada beberapa genteng terangkut oleh angin dan plafon sudah sedikit rusak.

“Tapi insya Allah tahun 2022 kita perbaiki, karena ini diakhir tahun anggaran,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan mau tidak mau sekolah tersebut segera diperbaiki. Terlebih sekolah tersebut saat ini cukup mengkhawatirkan para pelajar.

Dia akan mengkonfirmasi ke Kabid SD atas keluhan orang tua atas keselamatan siswa/siswi tersebut. “Nanti saya konfirmasi ke Kabid SD. Siap (perbaikan) kasihan anak-anak,” tandasnya. (Reporter: Iqbal Kurnia / Editor: Iman NR)

SELENGKAPNYA
Back to top button