News

Ananta Rispo, Komika Senggol Kasus Ferdy Sambo

Ananta Rispo seorang komika diundang oleh Deddy Corbuzier dalam program Youtube Somasi, secara terang-terangan mengaku pernah bermain judi online.

Namun, komika tersebut tidak pernah menang dalam permainan judi online.

Saat Ferdy Sambo tengah ramai disebut terlibat jaringan judi online, Rispo sangat setuju kasus tersebut diberantas. Pasalnya dia mengaku banyak mengalami kerugian atas judi online.

“Dari pertama main, sampai sekarang kalah. Terus sekarang ramai judi online mau diberantas, berantas sekarang!”ujar Rispo dikutip kanal Youtube Deddy Corbuzier, Rabu (31/8/2022).

Bahkan, dia tak ragu untuk menungkapkan oknum-oknum Bandar yang menawarkan dirinya untuk bermain judi online melalui WhatsApps.

“Salam kenal, aku Sarah, banjir jackpot dan max win, mau menang, Kak? Bagi sarah 20 persen aja,”ungkapnya.

Rispo mengaku justru tidak mendapat keuntungan sepeser pun, modal yang dipakainya habis tidak tersisa.

Aksi stand up Ananta Rispo, berani itu diucapkan saat dirinya mengisi program Somasi Deddy Corbuzier.

Dia juga menyoroti soal aksi menembak hingga menyebabkan seorang meninggal dunia.

Komika tersebut menyenggol soal Irjen Fedy Sambo dan membandingkan dengan PKI.

Punchline dari Ananta Rispo berhasil membuat semua yang mendengar bereaksi.

“Hal yang saya pelajari itu ya Allah. PKI jahat banget bunuh-bunuhin jendral, walaupun sekarang jenderal yang bunuh orang,” ujar Rispo.

Dia juga menyinggung kesamaan Ferdy Sambo dan PKI. Dalam aksinya, Rispo menyebut inisial S dan O.

Namun, kakak Fico Fachriza menegaskan S dan O yang dia sebut bukan Irjen Ferdy Sambo. Dia tidak berani menyebutkan nama asli inisial S dan O tersebut.

Meskipun mengatakan Partai Komunis Indonesia itu jahat,  namun, dia mengakui dirinya seorang cucu dari PKI yang sangat cinta Indonesia.

“Saya cinta Indonesia dan saya cucu PKI,” ujar Rispo.

Komedian ini mengaku dirinya memiliki darah PKI langsung dari kakenya merupakan, adik dari Murad Aidit.

“Kalau tau D N Aidit, D.N Aidit itu punya adik, namanya Murad Aidit, nah itu kakek saya”ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa PKI itu kerjanya membunuh Jenderal, namun, sekarang Jenderal yang bunuh orang.

“Bunuh-bunuhin Jenderal, ya walaupun sekarang Jenderal yang bunuh orang,”ungkap Rispo.

Dirinya mengatakan kejahatan PKI sangat kejam, skenario pembunuhan para jenderal yang mereka lakukan, ditayangkan setiap tahun pada peringatan G30S PKI.

(Editor: Abdul Hadi)

SELENGKAPNYA
Back to top button