Banten Dapat 12.000 Rapid Test, Ini Peruntukannya

Dinas Kesehatan Provinsi Banten mendapatkan tambahan 12 ribu alat rapid test virus Corona dari pemerintah pusat. Rencananya, distribusi rapid test diberikan ke kabupaten dan kota berdasarkan data pasien positif dan PDP.

“Tambahan rapid test dari Kemenkes sebanyak 12 ribu,” kata Kadinkes Banten Ati Pramudji Hastuti di Serang, Banten, Sabtu (28/3/2020).

Alat tersebut diberikan pada Jumat (27/3) kemarin. Skema pembagian ke RSUD Banten sebagai rujukan mendapat 2 ribu alat, Kabupaten Tangerang 2 ribu, Kota Tangerang 2 ribu, Tangsel 2 ribu, Kabupaten Serang dan Pandeglang masing-masing seribu alat rapid test.

Kemudian Cilegon akan mendapat 4 ratus alat, Kabupaten Lebak 6 ratus, dan Kota Serang 6 ratus alat rapid test. Alokasi khusus juga diberikan ke Dinas Kesehatan sebanyak 4 ratus buah.

Ati meminta agar alat ini diprioritaskan untuk pasien PDP, ODP, dan orang yang melakukan kontak dengan pasien PDP. Selain itu untuk orang yang kontak erat dengan pasien positif Corona dan tenaga kesehatan baik itu dokter dan perawat yang melakukan perawatan ke pasien positif.

Total Banten menerima 15.600 rapid test yang diberikan oleh pemerintah pusat. Penggunaan alat ini diatur oleh masing-masing pemerintah daerah.

Angka pasien positif Corona di Banten pada hari ini total 67 orang. 59 pasien masih dirawat, 1 orang sembuh dan 7 orang meninggal dunia. Sedangkan pasien kategori PDP total 242 orang dan kategori ODP total 1.736 orang. (Rivai Rivai)

Next Post

Pasien Covid 19 di RSUD Banten Jadi 55 Pasien, Para Medis Dapat Insentif

Sab Mar 28 , 2020
Jumlah pasien covid 19 atau corona yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten semakin meningkat. Tercatat, Sabtu petang (28/3/2020), 55 pasien yang terdiri dari 3 pasien positif dan 52 pasien dalam pengawasan (PDP). Sebelumnya, RSUD Banten pada Jumat petang (27/3/2020) merawat 45 pasien yang diduga terkena virus Covid […]
Kadinkes Banten