Imigrasi Siapkan Jalur Prioritas Buat Rentan Covid-19 di Bandara Soetta

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soetta menyiapkan fasilitas layanan satu atap khusus untuk kelompok rentan Covid-19 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kepala Imigrasi Bandara Soetta Romi Yudianto mengatakan jalur priority ini dikhususkan bagi kelompok rentan Covid-19 seperti kelompok lanjut usia, ibu hamil dan anak-anak . “Fasilitas layanan khusus ini telah dimulai sejak 24 November lalu dan responnya sangat luar biasa,” ungkapnya, Selasa, 15 Desember 2020.

Romi mengatakan jalur prioritas layanan satu atap ini disiapkan sebagai salah satu terobosan dalam menimalisir penularan virus Corona. Jalur prioritas kelompok rentan ini berada di jalur kedatangan Terminal 3 Internasional Bandara Soetta. Setibanya di terminal kedatangan internasional, penumpang pesawat yang berusia lanjut, ibu hamil dan anak anak yang datang dari luar negeri diarahkan petugas untuk melewati jalur khusus.

Di jalur khusus ini disiapkan ruangan yang dilengkapi dengan puluhan kursi untuk duduk sambil menunggu proses pemeriksaan kesehatan oleh petugas KKP dan pemeriksaan paspor oleh petugas imigrasi.

Diruangan ini juga, penumpang yang diarahkan ke jalur prioritas menjalani pemeriksaan kesehatan seperti ukur suhu badan hingga proses rapid test yang dilakukan oleh petugas KKP. Setelah pemeriksaan kesehatan selesai, penumpang berjalan ke counter Imigrasi yang ada dalam ruangan itu dan setelah itu bisa langsung berjalan keluar bandara. “Sangat membantu dan kami tidak perlu antri panjang lagi,” ujar salah seorang penumpang, Khadijah (47).

Penumpang pesawat dari Arab Saudi ini bersama dua orang anaknya diarahkan petugas untuk masuk jalur prioritas. “Baru tahu ada layanan ini, tadi ada petugas yang mengarahkan,” katanya.

Layanan satu atap jalur prioritas ini, kata Romi, dapat melayani ratusan penumpang sekaligus. Para penumpang tidak perlu antri bersama penumpang umum lainnya.

Menurut Romi, layanan ini dirancang memang untuk mengurangi antrian masuk penumpang dari Luar Negeri.

“Selain itu langkah ini bisa mencegah penularan covid-19 khusus penumpang dari Luar Negeri yang cukup rentan,” ucapnya.

Selain jalur prioritas kelompok rentan ini, dimasa pandemi ini Imigrasi Soetta juga menyiapkan dua counter imigrasi khusus untuk pekerja Imigran.

“Counter khusus bagi pekerja Imigran ini rencananya akan diresmikan pak Presiden Jokowi 18 Desember mendatang,” tukas Romi seraya menambahkan counter khusus Imigran ini disiapkan bagi pahlawan devisa itu.

Rapid Test

Sementara pergerakan penumpang di Bandara Internasional Soetta saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020/2021 diprediksi mengalami lonjakan. Sejalan dengan itu, permintaan rapid test dipastikan ikut meningkat. Pasalnya, bebas Covid-19 dibuktikan dengan surat keterangan dengan hasil non-reaktif melalui rapid test merupakan salah satu syarat untuk penumpang pesawat rute domestik.

Bagaimana dengan ketersediaan Rapid Test di Bandara Soetta menjelang priode angkutan Nataru 2020?

PT Farmalab Indoutama selaku penyedia layanan rapid test di Terminal 2 dan Terminal 3 memastikan ketersediaan Rapid Test di Bandara Soetta selama peak season nataru.

“Stok (Rapid Test) ready. Kami siap melayani calon penumpang maupun masyarakat umum,” kata Gunawan, penanggung jawab Farmalab di Bandara Soetta.

Menurut dia, layanan Rapid Test di Terminal 2 maupun Terminal 3 tidak hanya untuk calon penumpang saja. Namun terbuka untuk masyarakat umum.

“Rata-rata dalam sehari kami melayani kurang lebih 1.000 pemeriksaan. Bukan hanya penumpang saja, tapi umum juga,” ujarnya.

Lokasi tes Covid-19 atau Airport Health Center dapat ditemui di Shelter Skytrain Terminal 2.

Sementara di Terminal 3, pengguna jasa dapat mengunjungi lokasi tes di area kedatangan domestik dan di SMMILE Center. Airport Health Center di SMMILE Center Terminal 3 ini merupakan upaya PT Angkasa Pura II dalam mendukung kelancaran penerbangan pada periode angkutan Nataru 2020/2021.

“Keberadaan lokasi tes ini, beserta adanya tes drive thru, adalah juga salah satu persiapan kami menyambut angkutan Nataru,” kata President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin belum lama ini.

Adapun tarif untuk layanan rapid test antibodi di Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Soetta adalah Rp 85 ribu. Tarif tersebut termasuk surat keterangan dokter. (Rivai Ikhfa)

Berita Terkait