Jubir Covid 19: Banten Belum Penuhi Syarat Pelonggaran PSBB

Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, Banten belum memenuhi syarat pelonggaran pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) di saat pandemi Covid-19. Terutama soal jumlah kasus covid dalam waktu 14 hari terakhir.

“Sisi epidemiologi belum memenuhi syarat pembatasan sosial dilonggarkan,” kata Ati, Senin (15/6/2020). Pelonggaran PSBB harus memenuhi syarat semakin menurunnya jumlah kasus positif covid.

Syarat jumlah covid 19 di Banten tidak terpenuhi karena dalam waktu 14 hari terakhir justru jumlah pasien positif melonjak di sejumlah daerah baik di Tangerang Raya maupun di luar daerah tersebut. Daerah Tangerang Raya terdiri dari Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Suarat lainnya, dari sisi kesehatan masyarakat, ada peran warga terkait pemeriksaan atau tes dan kontak tracing yang terus bertambah. Dan proporsi warga tetap di rumah, melakukan cuci tangan, dan menggunakan masker yang terus bertambah.

Baca:

Fasilitas Kesehatan

Kemudian ketiga adalah dari sisi fasilitas kesehatan. Dari sisi ini, harus ada peningkatan jumlah kapasitas kesehatan baik ruang perawatan, ICU, tenaga kesehatan dan jumlah APD yang memadai.

Ati mengatakan, hasil kerja sama dengan tim pakar FKM Universitas Indonesia, angka positif di Banten nilainya masih 8,5 persen atau kurang dari 5 persen. Angka ini menunjukkan masih di bawah target.

Ia menerangkan bahwa dari total terkonfirmasi 1.106 kasus pada Minggu (14/6) kemarin, angka kesembuhan mencapai 52,4 persen. Sedangkan kematian 7,4 persen. “Tingkat kesembuhan mencapai 52,4 persen, angka meninggal turun 7,4 persen, masih dirawat 40,2 persen,” ujarnya.

Banten menempati posisi kesembilan untuk total jumlah terpapar berdasarkan daerah. Kondisi seperti inilah yang terjadi di wilayahnya di tengah kondisi new normal. “Selama vaksin belum ditemukan, kondisi inilah yang terus terjadi dan kita dapati kondisi normal baru,” kata Ati.

Menurut web infocorona.bantenprov.go.id per Minggu (14/6/2020), pukul 18.00 WIB menyebutkan, jumlah pasien positif tercatat 1.109 orang yang dirinci 83 orang meninggal, 599 orang sembuh dan 427 orang masih dirawat.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 2.670 orang. Jumlah itu dirinci 300 orang meninggal, 1.766 sembuh dan 604 orang masih dirawat. Jumlah orang dalam pemantauan tercatat 9.293 orang yang terdiri dari 615 orang masih dipantau dan 8.678 orang dinyatakan negatif atau sembuh. (Rivai Ikhfa)

Berita Terkait