HeadlineSosial

Mensos Wacanakan Beri Bantuan Anak Yatim Tahun 2022

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mewacanakan pemberian bantuan bagi anak yatim di tahun 2022. Saat ini mekanisme penyaluran dan besaran bantuan tersebut dan nominalnya tengah disiapkan.

“Insya Allah ini lagi proses (pemberian bantuan-red) , kan kalau anak yatim itu sebagai walinya siapa, harus dituangkan dalam satu peraturan,” kata Risma saat kunjungan kerja ke Ponpes Bai Mahdi Soleh Mamun di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Jumat (13/8/2021).

Kunjungan Risma tersebut diterima langsung oleh Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto yang juga sebagai pengasuh Pondok Pesantren Bai Mahdi Soleh Ma’mun. Hadir juga Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Walikota Serang Syafrudin dan perwakilan dari Provinsi Banten.

Risma mengatakan berdasarkan data yang dimilikinya jumlah anak yatim sebanyak 4 juta jiwa. Namun ia meminta kepada Pemerintah daerah (Pemda) untuk menyerahkan data riilnya.

“Mereka itu tetap harus kami perhatikan, karena di undang undang dasar 1945 pakir miskin dan anak anak terlantar dipelihara oleh negara,” tuturnya.

Terkait besaran nilai dan jenis bantuan yang akan diberikan, kata Risma, masih menghitung dan tengah mendiskusikan. Karena bantuan yang diberikan tentunya nanti tidak sama. “Contohnya yang bayi, SD dan SMA tentu biayanya beda-beda, jadi karena itu sekarang kami siapakan untuk mekanisme, sistem dan nominalnya,” katanya.

Ia menargetkan 2022 bantuan untuk yatim ini sudah dapat dicairkan.”Kemarin sudah diskusi dengan bu Sri Mulyani, kita punya waktu menyusun mekanisme itu (penyaluran bantuan-red),” tuturnya.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto mengatakan, terkait rencana pemberian bantuan oleh Mensos terhadap anak yatim ini sudah menjadi pembahasan pihaknya. Apalagi sekarang ada banyak sekali anak yatim atau yatim piatu karena bapak dan ibunya keninggal akibat covid-19.

“Jadi kalau itu tidak ditangani kami khawatir akan menjadi anak terlantar. Nah sebelu menjadi anak terlantar Negara harus mengalokasikan untuk anak yatim piatu, tadi kata bu Menteri lagi menghitung kebutuhannya dan polanya,” katanya. (Reporter: Roy / Editor: IN Rosyadi)

SELENGKAPNYA
Back to top button