Pangdam III Siliwangi: Baduy Jangan Sungkan Minta Bantuan Kodam

Baduy dan Pangdam III Siliwangi

Panglima Kodam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto meminta agar masyarakat Baduy tidak sungkan melapor bila memiliki kesulitan, dan butuh bantuan Kodam III/Siliwangi.

Hal itu dibicarakan saat Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto didampingi isteri, dan rombongan mengunjungi Desa Adat Kasepuhan Baduy, Jumat (17/1/2020).

Ia pun menawarkan, jika masyarakat Baduy ingin berkunjung ke Kodam III Siliwangi, dapat langsung lapor ke Danrem 064/MY. “Kalau ada waktu ingin berkunjung ke Kodam, bisa minta tolong melalui Danrem,” katanya.

Lanjutnya, tentara memiliki sumpah prajurit, dan ada delapan kewajiban TNI. Di antaranya menghargai dan menghormati, serta membantu rakyat indonesia.

Baca:

Bagian Kodam

Untuk itu ia berharap, Masyarakat Baduy untuk tidak sungkan. Karena masyarakat Baduy merupakan bagian dari Kodam III/Siliwangi.

“Saya dan rombongan sebagian besar berasal dari berbagai daerah. Ini menandakan bahwa kita ini satu bangsa dan satu negara,” jelasnya.

Selain itu, Pangdam III Siliwangi menuturkan, dirinya merasa bangga, dan terhormat telah disambut dengan upacara adat dan diiringi angklung buhun. “Ini merupakan salah satu keanekaragaman budaya,” katanya saat melakukan bincang-bincang dengan para Jaro di Baduy.

Ia pun mengaku senang telah dapat berkunjung ke Baduy. Sebab, kesempatan ini sangat jarang dapat dilakukan. “Pada saat ini saya belum dapat ke Baduy Dalam, sebab waktu yang tidak memungkinkan. Tetapi dilain waktu kita akan luangkan untuk berkunjung,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto didampingi isteri, melakukan bakti sosial dengan memberikan bantuan 900 paket logistik bagi 651 orang, warga asal Desa Cigobang, dan Desa Cipayung Kecamatan Lebakgedong yang tengah mengungsi di Dodiklatpur Rindam III Siliwangi, Lebak.

“Semoga bantuan ini dapat mencukupi kebutuhan untuk dua minggu kedepan,” katanya.

Ia mengaku, kedatangannya ke Daerah Lebak sudah ketiga kalinya. Diantaranya dua hari setelah terjadi bencana banjir bandang dan longsor. Kemudian mendampingi Presiden Jokowidodo, dan terakhir kunjungan kerja.

Selain itu, Pangdam juga siap membantu dalam pembangunan jembatan dan rumah warga yang tertimpa bencana. Kendati demikian, pihaknya akan mengikuti kebijakan dari Pemerintah Daerah.

“Kita akan bantu baik tenaga, pikiran, dan sedikit barang yang dibutuhkan,” katanya. (Sofi Mahalali)

Sofi Mahalali

Berita Terkait