Kesehatan

PMI Kota Tangerang Gelar Vaksinasi Booster untuk Usia 60 Tahun Ke Atas

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang membuka vaksinasi booster untuk masyarakat umum. Vaksin ini untuk masyarakat umum yang sudah memenuhi syarat dengan usia minimal di atas 60 tahun.

Pelaksanaan vaksinasi tersebut digelar setiap Sabtu dan Minggu di Markas PMI, Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 15 Sukarasa, Kota Tangerang. Demikian dijelaskan Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah mengatakan, Jumat (14/1/2022).

Tidak hanya vaksinasi booster pada kalangan lansia, pihaknya juga gencar menggelar vaksinasi anak hingga lansia guna percepatan vaksinasi di Kota berjuluk Akhlakul Karimah ini.

Vaksinasi tersebut digelar setiap Sabtu-Minggu mulai pukul 09.00 – 16.00 WIB. Pihaknya pun mempermudah mendapatkan vaksinasi tersebut tanpa menggunakan domisili dan jumlah kouta yang diberikan untuk masyarakat.

“Kami juga mulai membuka vaksin booster untuk lansia diatas 60 tahun yang telah memenuhi syarat,” ujar Oman dalam keterangan tertulisnya.

Ia menjelaskan dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut akan diberikan dua jenis vaksin yaitu vaksinasi Sinovac dan Pfizer.

“Vaksin yang kami berikan ada dia jenis yaitu Vaksin sinovac dan pfizer dengan katagori 1 dan 2 vaksin sinovac dan 2 dan 3 vaksin pfizer,” katanya.

Kata Oman, pihaknya terus membuka sentra vaksinasi pada hari Sabtu dan Minggu tanpa domisili dan jumlah kouta.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang telah menyatakan pelaksanannya akan digelar pada Rabu (12/1/2022). Sebagai tahap awal target vaksinasi booster ialah lansia, demikian dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni (Baca: Vaksinasi Booster akan Digelar Bagi Lansia dan Anak di Kota Tangerang).

Saat ini, Dinkes tengah mempersiapkan sejumlah data cakupan vaksinasi lansia dosis dua jenis Sinovac dan Pfizer.

“Semua data ini, untuk dasar Dinas Kesehatan menyusun mikroplanning vaksinasi booster lansia. Pastinya, secara pelaksanaan sama seperti sebelumnya, gerai-gerai vaksinasi berusaha didekatkan dan dimudahkan ke para target sasaran,” ungkap dr Dini, Selasa (10/1/22).

(Reporter: Eky Fajrin / Editor: Iman NR)

Eky Fajrin

SELENGKAPNYA
Back to top button