Sepekan Terakhir Januari, 21 Gempa Guncang Banten

Dalam kurun waktu sepekan terakhir di bulan Januari 2021, Banten dan sekitarnya sudah diguncang gempa bumi 21 kali.

Bahkan hari ini saja, Sabtu, 16 Januari 2021, dua kali gempa bumi mengguncang Banten. Pertama di Bayah, Kabupaten Lebak, berkekuatan 3,6M pukul 00.47 wib.

Kemudian sepekan terakhir,  kedua kalinya terjadi di Kota Cilegon, dengan kekuatan 2,5M yang terjadi pukul 05.04 wib dikedalaman 54km.

“Selama minggu ke-2 Januari telah terjadi gempa bumi di wilayah Banten dan sekitarnya sebanyak 21 kejadian,” kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Klas I Tangerang, Suwardi,melalui rilis resminya, Sabtu (16/01/2021).

Berdasarkan data dari Suwardi, kekuatan gempa kurang dari 3M terjadi 10 kali, kemudian lindu berkekuatan antara 3-5M berjumlah 11 kali.

“Tidak ada gempa bumi berkekuatan lebih dari 5M. Dari 21 kejadian tersebut, tidak ada gempa bumi signifikan,” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa dalam beberapa hari terakhir, banyak gempa bumi mengguncang Indonesia. Bahkan yang di Sulawesi Barat menjadi sorotan media asing. Kekuatannya 6,2 magnitudo (M), terjadi pada Jumat dini hari, 15 Januari 2021 sekitar pukul 01.28 wib.

Menurut catatan, sepanjang tahun 2020, Banten diguncang 840 kali dengan kekuatan antara 1,8 Magnitudo (M) hingga 6M. Jika diasumsikan 365 hari dalam satu tahun, artinya terjadi 2 gempa bumi menggoyang Banten setiap harinya (Baca: Setiap Hari, Banten Diguncang Dua Kali Gempa Bumi)

Aktivitas kegempaan di Banten ini meningkat 80 persen, dibandingkan tahun 2019, yang berjumlah 467 guncangan dalam satu tahun.

BMKG pun memetakan pusat gempa atau episenternya. Yang paling banyak terjadi di laut, yaitu pada zona pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia di bagian barat Lampung, sekitar Selat Sunda, dan selatan Banten hingga Jawa Barat. (Yandhi Deslatama)

Yandhi Deslatama

Next Post

Kemendagri Dukung Penuh Polri Ungkap Identitas Korban Sriwijaya Air

Ming Jan 17 , 2021
Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terus bekerja mengurus semua dokumen yang dibutuhkan terkait identitas korban Sriwijaya Air SJ-182. Tim Verifikasi Data Jenazah (VDJ) Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri bekerja mendukung penuh dan bersinergi dengan Tim DVI Polri mengidentifikasi korban Sriwijaya Air SJ-182. Berdasarkan Rekapitulasi Data Teridentifikasi Ops DVI Sriwijaya SJ […]