Tekno

Siaran TV Digital TVRI Paling Moncer Ditangkap di Serang

Siaran TV digital chanel TVRI paling moncer ditangkap di Kota Serang setelah Kementrian Kominfo menyuntik mati siaran TV analog atau analog switch off (ASO) sejak Kamis (3/11/2022).

Keterangan yang dihimpun MediaBanten.Com hingga Senin (7/11/2022) menyebutkan, chanel TVRI ini memiliki 4 chanel yang terdiri dari TVRI Nasional, TVRI Word, TVRI DKI HD dan TVRI Sport HD. Keempat chanel ini jarang sekali mengalami sinyal putus atau chanel hilang setelah dilakukan pimindaian.

Chanel yang sulit ditangkap milik MNC Group seperti RCTI, MNCNews, Inews, GTV. Saluran ini sama sekali tak ada dalam daftar siaran TV digital yang ditangkap pesawat televisi di Kota Serang, Banten. Jika ada, hanya beberapa jam, kemudian menghilang.

Sedangkan saluran yang sering putus-putus atau menghilang sama sekali dengan komentar tidak ada data, video dan audio adalah TransTV, Trans7, CNNIndonesia, CNBCIndonesia, Kompas TV, SCTV, Indosiar, TV One dan chanel yang sudah populer lainnya.

“Ada chanel TV yang namanya aneh-aneh muncul. Waktu saya klik, eh isinya tv shop terus. Saluran yang favorit saya malah hilang,” kata Yuni di Graha Puri Asri (GPA), Kelurahan Dalung, Kota Serang.

Yuni juga membenarkan, sejumlah saluran yang namanya baru juga ketika diklik ternyata belum melakukan siaran atau blank. “Hanya namanya saja muncul setelah pemindaian saluran,” katanya.

Soal Setbox

Sejumlah pemilik TV analog mengaku tidak tahu cara dan ke mana harus meminta setbox (STB) untuk mengalihkan siaran analog ke digital.

“Beli pak. Harganya Rp220.000. Lah aku ndak ngerti harus ke mana dan bagaimana cara mintanya. Kalau pun gratis, kayaknya aku ndak dapat,” kata Nengsih, pemilik Warteg Barokah di Perepatan Sepang, Kota Serang.

Suryadi, pemilik TV analog juga di Sepang memutuskan belum membeli setbox. “Buat keperluan yang lain Pak. Biar aja TV saya enggak bisa nangkap siaran televisi,” katanya.

Hal serupa juga dikemukakan Mang Icha, buruh bangunan yang pekerjaannya serabutan yang tinggal di Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. “TV saya tabung. Gak bisa terima siaran apa-apa, runyek kayak semut. Kasihan juga orang di rumah, enggak ada hiburan,” katanya.

Ketika ditanya soal setbox untuk mengalihkan ke siaran digital, dia mengaku tidak paham apa-apa. “Enggak ngerti Pak. Beli juga katanya mahal. Buat makan saja uang itu,” ujar Mang Icha.

Sebelumnya, meski masih ada stasiun televisi yang menyiarkan siaran TV analog, Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny Gerard Plate mengapresiasi peralihan siaran televisi analog ke digital mulai pukul 00.00 WIB, Kamis (3/11/2022).

Menkominfo meminta kerja sama stasiun televisi agar bisa mengembangkan ekosistem siaran televisi digital untuk layanan terbaik bagi masyarakat.

“Kita dapat memulai hal yang baru dalam sejarah dan perjalanan pertelevisian nasional Indonesia. Akhirnya Indonesia memasuki era digital broadcasting,” kata Johnny Gerard Plate, Menkominfo dalam rilis yang dikutip MediaBanten.Com, Kamis (3/11/2022).

Menkominfo dalam soal kerja sama peralihan siaran TV analog ke digital itu mengucapkan terimakasih pada sahabat, lembaga pemerintah pusat dan daerah, pemilik dan pemimpin media televisi nasional. (* / Editor: Iman NR)

SELENGKAPNYA
Back to top button