Zaki : Relokasi 35 RTLH Dintegrasikan Ke Kawasan Ketapang Aquaculture

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar. (Foto: Istimewa)

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, sebanyak 35 rumah tak layak huni (RTLH) di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk akan ditata melalui peremajaan dan relokasi. Penataan itu direncanakan pada anggaran tahun 2021.

Rencana penataan itu diusulkan ke Kementrian PUPR dalam dana alokasi khusus (DAK). Rencana ini dintegrasikan dengan bidang air minum dan sanitasi. Programnya masuk pada pengembangan Kawasan Ketapang Urban Aquaculture di Kecamatan Mauk.

“Saya dan tim kementrian sudah melakukan survei lokasi,” kata Ahmed Zaki Iskandar, Bupati Tangerang pada saat Video Conference Rakor Persiapan Peremajaan RTLH, Rabu (9/9/2020).

Dikatakannya penataan kawasan pemukiman masyarakat di Ketapang direncanakan selesai 2021 dan 2022 penyempurnaan. Sementara 2022 akhir lokasi ini akan menjadi tempat kunjungan dari peserta PEMSEA (Partnerships in Environmental Management for The Seas of East Asia) atau Organisasi Kemitraan Pengelolaan Laut dan Pesisir Negara Negara di Asia Timur.

Baca:

Kolaborasi

“Semoga kolaborasi antara kementerian, provinsi dan Kabupaten Tangerang bisa membangun kawasan Ketapang dengan terintegrasi,” tuturnya.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang Taufik Emil mengatakan, pihaknya sudah mendata warga yang siap rumahnya untuk ditata.

“Semoga program prioritas dari pak bupati ini Terealisasi dengan baik karna dengan meremajakan pemukiman di sekitar Ketapang Urban Aquaculture ini tentu dapat memiliki potensi yang sangat tinggi,” imbuhnya.

Bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dari Kementerian Sosial (Kemensos) di Kabupaten Tangerang menurun pada tahun ini, dibanding pada 2019 lalu. Berdasarkan data yang diterima wartawan, pada 2020, Kemensos akan merenovasi sebanyak 24 unit RTLH. Sementara tahun lalu, Kemensos telah merehab 26 unit RTLH.

Baca:

Bantuan Menurun

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat membenarkan bantuan perbaikan RTLH dari Kemensos menurun di Kabupaten Tangerang. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan konsep perbaikan RTLH digabungkan dengan bantuan kelompok usaha bersama (Kube).

“Perbaikan RTLH di Dinsos itu terbagi dua, yakni bantuan RTLH untuk PKH (program keluarga harapan) dan PMKS (penyandang masalah kesejahteraan sosial). Untuk PKH itu 14 unit dan RTLH PMKS yang terintegrasi dengan Kube 10 unit. Jadi total 24 unit,” kata Ujat, Sabtu (18/1/2020).

Mesiki perbaikan RTLH dari Kemensos menurun, lanjut Ujat, bantuan perbaikan rumah untuk warga kurang mampu secara ekonomi itu akan tercover oleh program gerakan bersama rakyat atasi pemukiman kumuh dan miskin (Gebrak Pakumis) yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Tangerang.

Program perbaikan RTLH dari Kemensos itu untuk mendukung program unggulan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wakil Bupati Tangerang Mad Romli tersebut.

“Meski berkurang, tapi tahun ini kami coba terobosan terintegrasi dengan Kube. Jadi rumahnya diperbaiki dan dibikinin kelompok usaha bersama. Harapannya supaya bisa mandiri dan lepas dari kemiskinan,” katanya.

Menurut Ujat, bantuan Kube itu menyesuaikan minat dan bakat dari PMKS yang mendapat perbaikan RTLH. Semisal pembuatan kue, maka Dinsos akan memberikan alat dan bahan untuk pembuatan kue sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada. Pihaknya juga berencana menggandeng pihak terkait yang bisa membantu usaha para PMKS penerima Kube tersebut. (Rivai Ikhfa)

Next Post

Polsek Jatiuwung: Pelanggar Masker di Jatiuwung Tak Hafal Pancasila

Rab Sep 9 , 2020
Polsek Metro Jatiuwung melakukan razia masker di kawasan industri dan sekitarnya di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (9/9/2020). Razia ini digelar karena munculnya klaster baru Covid 19 kawasan industri dan tren kasus konfirmasi atau positif terus meningkat. Ironisnya lagi, masih banyak ditemukan pelanggaran penggunaan masker di kawasan pabrik Jatiuwung. Hal […]
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar. (Foto: Istimewa)