Kesehatan

Usai Padamkan Kebakaran Pabrik Sandal di Cipondoh, Petutgas BPBD Ditangani Medis

Sejumlah petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kota Tangerang, Banten mendapatkan penanganan dari tenaga medis usai mengalami luka dalam proses pemadaman kebakaran di pabrik sandal.

“Luka karena terkena goresan seng dalam proses. Biasanya petugas harus masuk ke dalam ruang yang perlu penanganan segera. Ada juga yang perlu oksigen karena asap tebal,” kata Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang, Senin.

Mahdiar mengatakan selama proses pemadaman lebih dari 12 jam, petugas memastikan kebakaran tersebut tidak merembet ke pemukiman warga. Maka itu petugas di lapangan banyak melakukan langkah cepat dengan menerobos pagar maupun atap agar api dapat dipadamkan.

“Prioritas kita memang agar api tak merembet ke pemukiman warga. Sebab warga sudah diimbau saat kejadian. Namun kami pastikan kini semuanya terkendali,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi dari berbagai pihak seperti Dinas Kesehatan, PMI, Kepolisian dan TNI serta unsur lainnya yang bersama – sama dalam penanganan kebakaran ini.

“Petugas yang alami kelelahan dan sesak dari asap kebakaran diberikan bantuan oksigen. Kita juga mengutamakan keselamatan setiap petugas yang bekerja,” ujarnya.

Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyab mengatakan relawan telah diterjunkan dengan membawa oksigen dan obat – obatan yang dibutuhkan petugas Damkar. Sejauh ini, penanganan bagi petugas Damkar oleh relawan berjalan baik dan semuanya tertangani.

“Kita terus siagakan karena proses pemadaman ini berjalan sangat lama sudah mencapai 12 jam lebih dari awal kejadian,” ujarnya.

Perlu diketahui kebakaran pabrik sandal di Jalan KH Agus Salim Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh terjadi Minggu (21/6) malam hingga kini.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Minggu (21/6), sekitar pukul 22.31 WIB melanda PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) yang memproduksi alas kali seperti sandal rumahan.

Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari anggota Pos Belendung dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi. Sebanyak 95 personel Damkar Kota Tangerang diterjunkan bersama unsur koramil, Dinas Kesehatan, serta relawan untuk menangani kebakaran yang menghanguskan area pabrik seluas kurang lebih 1.000 meter persegi.

Dalam upaya penanganan, BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang mengerahkan 19 mobil pemadam kebakaran, satu kendaraan koramil, serta satu ambulans dari Dinas Kesehatan. (Pewarta : Achmad Irfan – LKBN Antara)

Iman NR

Back to top button