Lion Air Group Berduka, Pilot Seniornya Tewas Kecelakaan di Madinah

Foto: Istimewa

Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Capt. Bambang Sugiri di Madinah, Arab Saudi akibat kecelakaan lalu lintas yang dialami almarhum, Sabtu (21/7/2018).

Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air dalam siaran pers Humas Lion Air Group yang diterima MediaBanten.Com, Minggu (22/7/2018) mengatakan, Almarhum Capt. Bambang Sugiri merupakan pilot senior Boeing 737NG dan ditugaskan di Madinah selama musim haji untuk mengangkut jemaah dari negara Afrika dan India.

Danang mengatakan, Lion Air telah bekerjasama dengan pihak Kedutaaan Besar Republik Indonesia di Saudi Arabia terkait peristiwa atas kecelakaan yang terjadi di jalan raya pada Sabtu (21/7/2018) yang menimpa almarhum. Lion Air juga telah bekerjasama dengan berbagai pihak dalam proses penanganan jenazah, sehingga mendapatkan layanan pengurusan terbaik. Rencananya almarhum akan dimakamkan hari ini (22/ 7) di Madinah berdasarkan hasil keputusan dari keluarga.

Sebelumnya, Seorang warga negara Indonesia (WNI) meninggal dunia di Jeddah, Sabtu (21/7/2018). Menurut cnnindonesia.com, WNI itu bernama Bambang Sugiri itu meninggal tertabrak mobil dan jenazahnya diurus Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah.

Baca: Selama Musim Haji, 4.000 Ton Sampah Per Hari Ditangani Smart Waste System Kota Makkah

Bambang berprofesi sebagai pilot maskapai Lion Air. Menurut salah satu rekan korban, Taufik Hidayat selama musim haji maskapai tersebut disewa oleh Flynas untuk mengangkut jemaah haji dari kawasan Afrika dan India. Itulah yang membawa Bambang ke Arab Saudi.

Widjanarko Tri Istiadi, rekan korban yang lain menjelaskan, peristiwa tabrakan yang menyebabkan Bambang meninggal terjadi sekitar pukul 14:30 waktu setempat. Saat itu ia menemani Bambang berbelanja. Mereka bersama lima rekan lain hendak menyeberang jalan.

Menurut Widjanarko, saat hendak menyeberang Bambang sudah menengok ke arah kanan. Namun dari arah sebaliknya, beberapa mobil memang tengah melaju kencang. “Empat orang menyeberang duluan. Lancar. Saya yang paling terakhir. Pak Bambang ini, yang kena musibah di depan saya. Baru lihat ke arah kiri, mobil sudah mendekat. Saya teriak ‘Kapten!’ Bapak itu sudah empat lima langkah,” katanya dikutip dari rilis resmi KJRI Jeddah.

Tim KJRI pun langsung menghubungi istri korban, Dhamawati di Indonesia. Keluarga mengikhlaskan Bambang dimakamkan di Madinah. KJRI lantas meminta keluarga untuk segera mengirimkan surat pernytaan tidak keberatan agar jenazah bisa segera dimakamkan.

Sementara itu, kepolisian setempat menahan pengemudi mobil dan kendaraan yang menabrak Capt Bambang Sugiri untuk kepentingan penyelidikan lebih mendalam. (Siaran Pers Humas Lion Air Group/ Iman Nur Rosyadi)

Berita Terkait