Mantan Asisten Farhat Daftar Balon Walikota Cilegon di Geridra

Mantan asisten Fahta Abbas yang bernama Evi Sylvi, mengambil formulir sebagai bakal calon (balon) Walikota Cilegon di Partai Gerindra. Wanita itu pernah menjadi asisten Farhat Abbas sejak tahun 2006 hingga 2014. Kemudian memilih menjadi pengacara di Kota Cilegon, Banten.

“Saya asli daerah Cilegon. Kota menamakan diri Tim Pembela Rakyat. Karena pengacara juga harus terpanggil maju, setidaknya ikut serta,” kata Evy Sylvi ditemui di gedung DPD Gerindra Banten, Kamis (7/11/2019).

Dia berharap dengan dibukanya penjaringan balon Walikota Cilegon, bisa mendapatkan calon pemimpin yang baik bagi masyarakat. Dia pun siap jika nantinya tidak terpilih oleh partai besutan Prabowo itu untuk menjadi Cawalkot Cilegon.

“Lolos seleksi atau tidak, itu namanya mekanisme, karena tidak semuanya dipilih, sehingga kita harus berjiwa besar,” terangnya.

Wanita yang akrab disapa Sylvie ini beberapa kali maju sebagai calon legislatif (Caleg) dengan partai berbeda-beda, namun tidak pernah terpilih. Terbaru, dia menjadi Caleg dari PDI Perjuangan untuk anggota DPRD Banten.

Meski kerap berpindah-pindah partai politik, Gerindra Banten megaku dalam proses penjaringan pihaknya tidak menutup pintu bagi siapa saja yang akan mendaftar. Namun nantinya, harus mengikuti proses penjaringan yang terlah ditentukan oleh partainya.

“Kami tidak melihat strata sosial, warna kulit nya, karena kami ingin mencari putra putri terbaik Cilegon. Bagaimana kita bisa melihat yang terbaik, jika tidak membuka penjaringan. Nanti pimpinan kami di DPD akan ada undangan untuk penyampaian visi misi untuk (balon walikota) Kota Cilegon,” kata Sadeli, Ketua Desk Penjaringan Pilkada Cilegon. (Yandhi Deslatama)

Yandhi Deslatama

Jurnalis at MediaBanten.Com
Kecepatan dalam menyampaikan laporan adalah kelebihan lelaki ini yang bergabung dengan MediaBanten.Com awal tahun 2019. Berkutat dengan laporan dari satu peristiwa ke peristiwa keahlian yang ditekuni sejak beberapa tahun terakhir. Analisisnya tentang sebuah peristiwa terkadang membuat pihak lain terkaget-kaget. Karya jurnalistiknya disampaikan dengan kalimat pendek dan ringkas.
Yandhi Deslatama

Berita Terkait