Peristiwa

Perkuat Listrik Tanpa Kedip, PLN Terapkan Teknologi Tercanggih

PT PLN (Persero) maksimalkan keandalan sistem jaringan dengan penerapan teknologi tercanggih Adaptive Defense Scheme (ADS).

Teknologi tercanggih tersebut membuat sistem di jaringan anti kedip sehingga bisa memitigasi adanya gangguan.

General Manager PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (PLN UIP2B Jamali) Munawwar Furqan mengatakan, ADS bekerja dengan cara menyeimbangkan beban antara suplai pembangkitan dengan beban di suatu wilayah secara otomatis.

Guna mendukung teknologi ADS tersebut, dibutuhkan suatu sistem telekomunikasi yang andal dengan kemampuan perpindahan jaringan tanpa jeda pada saat terjadi kegagalan telekomunikasi.

“Kami mengaktifkan skema ADS ini Sub Sistem Kesugihan untuk mencegah terjadinya padam meluas. ADS butuh jaringan komunikasi independent, yang miliki realibilty dan availability tinggi seperti HSR,” kata Munawwar.

Melansir dari website web.pln.co.id, Rabu (23/11/2022), protokol HSR merupakan sistem jaringan telekomunikasi Ethernet redundant yang memungkinkan terciptanya zero switchover time.

Artinya, komunikasi tidak akan terputus saat terjadi gangguan pada jalur komunikasi sistem proteksi ADS.

Komunikasi yang andal sangat dibutuhkan oleh dispatcher untuk memantau kondisi sistem di Gardu Induk yang jumlahnya banyak dan tersebar,

Jaringan komunikasi berbasis protokol HSR ini dibangun oleh PLN untuk mendukung skema proteksi ADS.

Pengiriman data melalui jaringan komunikasi merupakan poin kritikal dalam suatu sistem proteksi.

Response time yang dibutuhkan untuk pengiriman data ADS adalah di bawa 10 milliseconds secara point to point.

“HSR ini ibarat sistem syaraf di dalam tubuh manusia. Tugasnya untuk komunikasi seluruh peralatan untuk menjadi kesatuan sistem proteksi ADS,” kata Munawwar.

Lebih lanjut, kata dia, data informasi akan muncul di dashboard dan dipantau oleh dispatcher.

Oleh karena itu, bila terjadi gangguan pada sistem telekomunikasi maka informasi tentang peralatan sistem proteksi ADS akan gagal diterima oleh dispatcher.

Kegagalan komunikasi dalam suatu sistem proteksi dapat berakibat fatal. Gangguan dalam sistem operasi ketenagalistrikan akan lebih lambat untuk diselesaikan.

Gangguan dapat meluas sehingga kegiatan masyarakat menjadi terganggu, khusus pada Subs Sistem Kesugihan.

PLN berpotensi kehilangan pendapatan sekitar 1,2 milyar rupiah perjam karena adanya beban energi sebesar 840 MWH yang tidak tersalurkan ke konsumen.

Teknologi ini pertama kalinya digunakan di Indonesia yang diimplementasikan oleh PLN UIP2B Jamali.

Teknologi ini mulai digunakan pada Maret 2021. Sejak pemasangan, telah dilakukan banyak pengujian protokol HSR yang menunjukkan bahwa komunikasi dengan HSR mencapai kecepatan 3 miliseconds secara point to point.

(*/Editor: Abdul Hadi)

SELENGKAPNYA
Back to top button