Iti Octavia: Tanpa Pemimpin Pendahulu, Lebak Tidak Bisa Dinikmati Seperti Sekarang

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengucapikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pendahulunya yang memimpin Lebak hasilnya bisa dinikmati. Tanpa pendahulu itu, Lebak tidak akan bisa tumbuh dan berkembang seperti sekarang.

Demikian dikemukakan Iti Octavia Jayabaya saat memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Lebak ke-190 di Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Lebak di Gedung DPRD Lebak, Rangkasbitung, Minggu (2/12/2018). Hadir dalam cara itu Ino S Rawita Pj Sekda Banten yang mewakili Gubernur Banten, Ketua DPRD Lebak Junaedi Ibnu Karta dan undangan lainnya.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, capaian kinerja periode pertama Kabupaten Lebak pada Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) Tahun 2014-2019 yang sampai dengan tahun 2017 telah mencapai 92,84%. Ia optimis, pada masa akhir jabatan pada periode pertama capaian kinerja keseluruhan dapat terpenuhi 100%.

Dengan Visi menuju Kabupaten Lebak yang maju, berdaya saing melalui pemantapan pembangunan pedesaan dan pengembangan ekonomi kerakyatan yang diklasifikasikan berdasarkan 6 (Enam) Visi pembangunan; 1). Meningkatkan sumberdaya manusia yang produktif, kreatif dan inovatif 2). Meningkatkan tata kelola pemerintah yang berorientasi pada pelayanan publik 3). Meningkatkan perekonomian yang kokoh berbasisi ekonomi kerakyatan 4). Meningkatkan ketersediaan infrstruktur strategis wilayah yang berkualitas 5). Menjaga keseimbangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan 6). Meningkatkan keamanan dan ketertiban wilayah.

Kinerja Pemkab Lebak selama lima tahun ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak baik oleh Pemprov maupun Pemerintah Pusat, dalam periode ini tidak kurang 25 penghargaan, dan yang baru-baru ini di raih yaitu penghargaan dari Pemprov Banten terkait kabupaten terbaik atas keterbukaan informasi publik tingkat Provinsi.

Sementara, untuk fokus pembangunan periode Tahun 2019-2023 adalah mewujudkan Kabupaten Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal yang selaras dengan momentum pemerintah pusat yang menempatkan pariwisata sebagai salah satu prioritas untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam rangka mewujudkan kesejahteraan.

Baca: Tim Satgas Pangan Kabupaten Serang Distribusikan 3 Ton Beras Medium

Junaedi Ibnu Jarta Ketua DPRD Kabupaten Lebak Mengatakan, hari jadi Kabupaten Lebak Ke-190 Tahun 2018 dengan tema “Visit Lebak” mengisyaratkan bahwa Lebak adalah Kabupaten yang kaya dengan wisata alam, adat budaya sehingga menjadi daya tarik obyek wisata sekaligus daerah yang religius dan daerah dengan seribu pondok pesantren dan madrasah.

“Untuk itu kami akan terus berkomitmen untuk mencetak generasi berkarakter dengan dambaan dan harapan agar Kabupaten Lebak semakin maju, sejahtera menuju masyarakat Lebak yang ‘Iman Aman Uman dan Amin’,”ujar Junaedi.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten Ino S Rawita mewakili Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, Pemkab Lebak dapat bergerak cepat dalam rangka upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada.

“Sebagai bagian dari wilayah Provinsi Banten, Kabupaten Lebak memiliki potensi yang baik untuk dapat dikembangkan pada sektor-sektor yang berpeluang untuk diinvestasikan yaitu; Agro Bisnis, Pariwisata (Alam dan Budaya), Bisnis Kelautan, Pertambangan dan Energi, Perdagangan dan Jasa serta Industri Kecil dan Rumah Tangga. Dengan potensi yang ada tersebut, Pemerintah Kabupaten Lebak diharapkan akan dapat bergerak cepat dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberian pelayanan kepada masyarakat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, maka masalah tantangan dan hambatan yang dihadapi akan teratasi pula,” tutur Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Pj Sekda.

Gubernur berharap Kabupaten Lebak menyelaraskan dan menerapkannya pada program pembangunan. Sehingga Banten bisa menjadi provinsi yang maju dan berakhlakul karimah dengan menjunjung tinggi profesionalisme dalam melayani masyarakat sehingga tercipta kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Gubernur mengajak untuk bersama-sana bertanggung jawab atas kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banten dengan memberikan infrastruktur yang berkualitas, pemerataan kualitas ekonomi kesehatan dan peningkatan pemerataan ekonomi.

Gubernur memaparkan, Pemprov membangun infrastruktur termasuk di Kabupaten Lebak. Tahun 2018, ruang jalan Maja-Koleang, Saketi-Malingping-Simpang, Cipanas-Warung Banten. Juga pemeliharaan jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan provinsi di Lebak sepanjang 184,393 Km senilai Rp119,14 miliar.

Di bidang Perumahan da Pemukiman dialokasikan Rp45,633 miliar, di bidang pendidikan membangun 20 ruang kelas baru di 7 SMAN dan RSUD Maling dilengkapi dengan ruang gawat darurat (ICU), ruang operasi dan fasilitas pusat kesehatan masyarakat. “Selain itu pula banyak program-program lainnya dari beberapa OPD yang dilaksanakan di Kabupaten Lebak di bidang sosial kemasyarakatan. Mudah-mudahan dapat mempercepat proses pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutur Gubernur Banten. (Adityawarman / Siaran Pers Diskominfo Banten)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Next Post

Rosulullah SAW dan Para Nabi Masih Hidup?

Sen Des 3 , 2018
Pertanyaan ini mencuat di publik Timur Tengah, belakangan ini seperti yang dikemukakan Lembaga fatwa Mesir Dar Al-Ifta yang dilansir republika.co.id, Senin (3/12/2018). Menurut lembaga ini, para nabi sejatinya masih tetap hidup di alam kubur mereka. Para nabi itu tentu lebih berhak hidup dibandingkan para syahid, sebagaimana yang disebutkan Alquran Surah […]
Foto: Diskominfo Banten