Hukum

Kurangi Kemacetan Lalulintas, Pemkot Tangerang Bangun Jembatan

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya dalam mengurangi titik – titik kemacetan yang disebabkan oleh persimpangan jalan dan pertemuan arus lalulintas, salah satu upaya yang ditembuh adalah dengan sistem looping dan membangun jembatan.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah meninjau langsung pembangunan sistem looping jalan yang berlokasi di Jl. Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kamis (6/1/2022).

“Tinggal dirapihkan sedikit agar lebih estetik di bagian sisi jalan,” ujar Walikota dalam tinjauan yang juga didampingi pejabat Dinas PUPR dan Dishub Kota Tangerang.

Ia mengungkapkan dengan dibangunnya sistem looping Galeong, diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalulintas yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

“Khususnya di waktu orang berangkat dan pulang kerja, arus lalulintasnya juga akan dirubah, disesuaikan dengan adanya looping, karena ada pertemuan arus lalu lintas dari Jl. Subandi, Aria Santika dan Jalan Galeong,” ujar Walikota.

Untuk operasionalnya, lanjut Walikota, Pemerintah Kota Tangerang akan membuka secara resmi looping Galeong pada Jumat, 7 Januari 2022.

“Besok sudah bisa dilalui, dan skema lalu lintasnya juga sudah disiapkan,” tutup Walikota.

Sementara itu, untuk di jalur Daan Mogot yang mengarah ke Jakarta dan sebaliknya dibangun dua jembatan Mookervaart I dan II.

“Ada 2 buah jembatan baru yang dibangun, memotong Kali Mookervaart dan menghubungkan Jalan Daan Mogot dan Jalan Lio Baru,” imbuhnya.

“Hal ini merupakan ikhtiar Pemkot Tangerang dalam mencari solusi untuk permasalahan kemacetan yang kerap terjadi, terlebih di Jalan Pembangunan dari arah bandara yang ingin ke Jalan Daan Mogot, macet panjang biasanya kalau sore,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Decky Priambodo menjelaskan pembangunan Jembatan Mookervaart I memiliki panjang 30 meter dan lebar 20 meter dan Jembatan Mookervaart II memiliki Panjang 40 meter dan lebar 20 meter dengan menyediakan 2 lajur lalu lintas.

“Kami mohon dukungan dan do’a seluruh masyarakat sehingga program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kota Tangerang dapat terlaksana dengan baik dan segera dimanfaatkan. Mohon maaf jika dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan ini menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu aktivitas warga,”tandasnya. (Reporter: Eky Fajrin / Editor: Iman NR)

Eky Fajrin

SELENGKAPNYA
Back to top button