Olahraga

Pencak Silat NU Pagar Nusa Banten Gelar Kejurda, Menyosong Kejurnas

Pimpinan Wilayah (PW) Pencak Silat NU atau Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Banten menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) ke-2 untuk mencetak pesilat unggul dan berprestasi.

Pesilat dari hasil Kejurda ini untuk disiapkan dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Festival IV Pagar Nusa.

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) PSNU Pagar Nusa Banten, Mohamad Nasir mengatakan, melalui penyelenggaraan Kejurda ini Pagar Nusa Banten ingin menunjukan bahwasanya para pesilat Nahdlatul Ulama kompeten dan berprestasi untuk mengharumkan Provinsi Banten dalam ajang Kejurnas Pencak Silat mendatang di Jakarta.

Kejurnas Pencak Silat ini direncanakan 23 – 25 Maret 2022 di Jakarta.

“Kami melaksanakan kejuaraan daerah terlebih dahulu untuk menjaring bibit atlet yang berprestasi,” ujar Ketua PW PSNU Pagar Nusa Banten akrab disapa Monas, Sabtu (12/3/2022).

Monas menuturkan, jumlah atlet yang ikut serta dalam Kejurda Banten kali ini sebanyak 100 atlet dari Kabupaten dan kota se Provinsi Banten.

Dari 100 pesilat tersebut diverifikasi dan disiapkan 39 atlet untuk menjadi delegasi Provinsi Banten dalam Kejuaraan Nasional mendatang.

Perhelatan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Festival IV Pagar Nusa diselenggarakan secara virtual dan langsung.

Untuk secara virtual sudah dilaksanakan pada 2-3 maret 2022 lalu, PSNU Pagar Nusa Banten telah berhasil mengantongi 5 medali dan 3 perunggu dengan mendapat urutan ke 5.

Pagar Nusa atau sering disingkat PN, adalah organisasi pencak silat di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang berdiri pada 3 Januari 1986 M di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur. Ketua Umum pertamanya adalah KH. Abdulloh Maksum Jauhari.

Tujuan didirikannya Pagar Nusa adalah menyatukan dan mewadahi sejumlah perguruan silat NU yang dahulunya beragam dan berdiri sendiri-sendiri.

Hingga saat ini Pagar Nusa memiliki nama resmi Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa”.

Pagar Nusa berdiri sebagai badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang berbasis gerakan dalam melaksanakan kebijakan NU pada pengembangan seni, budaya, tradisi, olahraga pencak silat, pengobatan alternatif, dan pengabdian masyarakat. (Reporher: M Uqel / Editor: Iman NR)

M Uqel

SELENGKAPNYA
Back to top button