Politik

1.130 Warga Larangan Utara Lanjutkan Pencoblosan Pemilu

Sebanyak 1.130 warga Larangan Utara, Kota Tangerang memberikan suara susulan pada Pemilu 2024, Minggu (18/2/2024), setelah tertunda pada 14 Februari akibat banjar yang melanda daerah itu.

Warga Larangan Utara sudah datang ke TPS sejak pukul 07.00 WIB. Ada empat TPS yang melaksanakan pemungutan suara susulan di kelurahan Larangan utara yakni TPS 01, TPS 02, TPS 05, dan TPS 06.

Perlu diketahui kegiatan pemungutan susulan hari ini dilaksanakan karena saat pelaksanaan tanggal 14 Februari 2024 lalu dihentikan sebab banjir.

Ketua KPPS TPS 6, Gondes Suwarna di Tangerang mengatakan ada 287 DPT yang tercatat bisa memberikan hak suara pada pemungutan suara susulan hari ini.

Datanya masih sama dengan sebelumnya tak ada yang berubah. Hanya waktu pelaksanaan saja,” kata dia

Ia juga mengaku meski pemungutan suara susulan dilaksanakan hari ini tapi antusias warga masih tergolong tinggi karena kegiatan ini hasil kesepakatan bersama dan telah disosialisasikan sebelumnya “Alhamdulillah masih tinggi karena sudah disampaikan sebelumnya,” katanya

Suwarno warga yang memberikan suara di TPS 01 mengatakan kegiatan hari ini sudah disampaikan sebelumnya oleh panitia karena disebabkan banjir sebelumnya.

“Iya hari ini mencoblos karena kemarin ditunda karena banjir,” kata dia.

Sebelumya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Banten mengungkapkan empat tempat pemungutan suara (TPS) di Kelurahan Larangan Utara akan menjalankan pencoblosan atau pemungutan suara lanjutan karena dampak banjir (Baca: KPU Kota Tangerang Lanjutkan Pencoblosan di TPS Terkena Banjir).

“Hingga pukul 18.00 WIB kami bisa sampaikan empat tps akan melaksanakan pemungutan suara lanjutan (PSL) dan di wilayah lain masih menunggu laporan,” kata Komisioner KPU Kota Tangerang, Rustana, Rabu (14/2/2024).

Ia mengatakan TPS 1,2,5 dan 6 di wilayah Larangan Utara pada hari ini terdampak banjir yang menyebabkan proses pemungutan suara tidak dapat dilaksanakan.

KPU Kota Tangerang pada pagi hari telah memberikan tiga rekomendasi kepada KPPS yakni memindahkan tps ke lokasi, anggota KPPS mendatangi warga ke rumahnya masing – masing dan dilaksanakan PSL.

“Dua opsi awal tak bisa dilakukan karena memang tak ada tempat yang bisa dilaksanakan pemungutan suara. Lalu warga juga terdampak banjir,” ujarnya. (Achmad Irfan – LKBN Antara)

Editor Iman NR

Iman NR

Back to top button