Inilah Keutamaan Ayat Kursi Berlandaskan 3 Peristiwa Dalam Hadis

ayat kursi
ayat kursi

Telah diriwayatkan oleh Nasa’i dari Ahmad bin Muhammad bin Ubaidillah dari Syu’aib bin Harb dari Ismail bin Muslim dari Abu Al-Mutakil dari Abu Hurairah. Dan tadi telah ada dari Ubay bin Ka’b kejadian seperti ini juga. Riwayat ini berkaitan tiga peristiwa tentang keutamaan ayat Kursi.

Abu Ubaid berkata dalam kitab Al-Gharib, kami telah diberitahukan oleh Abu Muawiyah dari Abu Asyim Al-Qofi dari Sya’bi dari Abdullah bin Mas’ud. Dia berkata, “Seseorang keluar dan bertemu dengan jin.

Lalu jin itu berkata, “Apakah kamu dapat bergulat denganku. Jika kamu dapat mengalahkanku, aku akan ajarkan kamu suatu ayat yang kalau kamu baca ketika masuk rumah, setan tidak akan masuk.’ Kemudian dia berkelahi dan dapat mengalahkannya.

Dia berkata, “Saya lihat kamu kecil lagi kurus. Kedua tanganmu seperti tangan anjing. Apakah kamu semua seperti ini wahai jin atau kamu diantara mereka?”. (jin) mengatakan, “Saya di antara mereka termasuk kurus. Maka bisa diulangi pertarungan.

Baca:

Bertarung Lagi

Kemudian bertarung lagi dan dikalahkan oleh manusia. Maka dia berkata, “Hendaklah engkau membaca ayat kursi. Tidaklah seseorang membacanya ketika masuk rumah, kecuai setan akan keluar. Dia punya suara buang angin seperti keledai.” Dikatakan kepada Ibnu Mas’ud, “Apakah orang itu adalah Umar?” Beliau menjawab, “Siapa lagi yang dapat seperti itu kalau bukan Umar.”

Dari Abu Hurairah sesungguhnya Rasulullah bersabda,

“Dalam surat Al-baqarah ada ayat-ayat utama dari ayat Al-Qur’an. Tidaklah engkau membacanya di dalam rumah, kecuali setan akan keluar. Itu adalah ayat Kursi.”

Dari Ibnu Umar dari Umar bin Khatab radhiallahu anhu, suatu ketika beliau menemui orang-orang yang sedang menghadapi hidangan. Lalu dia bertanya, “Siapa diantara kalian yang dapat memberitahukan kepadaku ayat yang paling agung di Al-Qur’an?”.

Ibnu Mas’ud radhiallahu anhu mengatakan, “Saya yang akan menyampaikan, saya mendengar dari Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Ayat yang paling agung dalam Al-Qur’an adalah ‘Allahu lailaha illa huwal hayyul Qoyyum”.

Terkait dengan kandungannya, ada nama Allah yang agung. Imam Ahmad mengatakan, ‘Dari Asma’ binti Yazid bin Sakan berkata, saya mendengar Rasulullah sallallahu alaiahi wa sallam bersabda:

“Dalam dua ayat ini ‘Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum’ dan ‘Alif laam miim, Allahu laa ilaaha illah huwal hayyul qayyum’, pada keduanya ada nama Allah yang agung.”(HR. Abu Daud dari Musaddad dan Tirmizi dari Ali bin Khosyrram. Ibnu Majah dari Abu Bakar bin Abu Syaibah)

Dari Abu Umamah, tentang keutamaan membacanya setelah shalat fardu, dia berkata, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang membaca ayat kursi setiap setelah selesai fardhu, tidak ada yang dapat menghalanginya masuk surga kecuali dia meninggal dunia.”

(Diriwayatkan oleh Nasai di kitab Al-Yaum Wal Lailah dari Hasan bin Basyar. Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam shahihnya dari hadits Muhammad bin Humair beliau dari Himsi, dia termasuk perawi Bukhari juga. Sanadnya sesuai syarat Bukhari).

Tulisan ini dikutip dari republika.co.id, lihat halaman aslinya KLIK DI SINI. (IN Rosyadi)

Berita Terkait