Politik

Lomba Burung Berkicau Walantaka Wujud Kampanye Damai

Penyelenggaraan Lomba Burung Berkicau di Perkemahan Lebakwangi, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (17/12/2023) adalah wujud pesta demokrasi 5 tahunan dengan kampanye damai dan penuh riang gembira.

“Pileg dan Pilpres itu 5 tahun sekali. Pesta demokrasi. Namanya pesta, ya harus dirayakan dengan riang gembira. Salah satunya dengan cara lomba burung berkicau ini. Bukan marah-marah, saling menjatuhkan atau saling menghina. Pemilu harus diisi dengan riang gembira,” kata Dessie Avianti Rukmana dari Partai Demokrat Curug – Walantaka.

Lomba Burung Berkicau ini diadakan di Bumi Perkemahan Lebakwangi, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, diikuti okeh 813 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Banten.

“Bapak-bapak yang hobi miara burung, hari ini datang tentu dengan hati gembira. Selain bisa memamerkan burung miliknya, bisa juga melihat burung milik orang lain. Biasanya terjadi obrolan antara peserta. Peserta dengan penonton. Obrolan-obrolan ini dapat mehilangkan stres akibat beban kerja sehari-hari. Jiwa jadi sehat dan besok Senin masuk kerja sudah tak ada beban,” ujar Dessie.

Ada 8 kategori dalam lomba ini. Murai Batu, Murai Muda, Murai 24G, Cucak Ijo, BBS Aksi Kacer, Kacer-LB Fighter, Tledekan, Kenari dan lainnya. Total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp17 juta.

“Semoga kegiatan-kegiatab lomba hobi semakin banyak, sehingga bisa mengurangi stres masyarakat. Masyarakat jiwanya jadi semakin sehat. Dan semoga peserta lomba juga memahami, Pemilu, baik Pilpres, Pileg dan Pilkada harus diselenggarakan dengan damai dan riang gembira. Ingat, politik riang gembira,” ucap Dessie.

Wakil Ketua Projo Banten, Ucu Nut Arief Jauhar menyatakan, kegiatan-kegiatan seperti ini yang harusnya diperbanyak oleh semua capres, caleg, cagub, cabup dan cawalkot.

“Pasangan No 2 Prabowo Gibran punya jargon Pemilu Damai dan Politik Riang Gembira. Damai dapat tercipta bila rakyat bergembira. Kegembiraan bisa diciptakan jika rakyat bisa menjalankan hobinya. Salah satu hobi di masyarakat adalah miara burung berkicau. Penyelenggaraan Lomba Berkicau, atau hobi apa pun sangat sejalan dengan jargon No 2,” ujar Ucu.

Ucu berharap agar masyarakat, caleg, dan timses tidak mengisi pemilu dengan ujaran-ujaran kebencian, konten-konten hoax, saling menghujat, saling menghina dan kegiatan negatif lainnya.

“Daripada nyebarin hoax, menghina lawan, menghujat, mending ikutan lomba burung berkicau,” ajak Ucu. (Rizki Selamat Riyadhi).

Editor Iman NR

Ucu Nur Arif Jauhar

Back to top button